
Cimanggis | jurnaldepok.id
Polsek Cimanggis pemeriksaan peristiwa ambruknua kanopi minimarket di Pekapuran, Kelurahan Sukatani, Kecamatan Tapos. Peristiwa itu terjadi pada Selasa (2/9/2025) sore.
Kapolsek Cimanggis, Kompol Jupriono mengatakan, pihaknya bakal melakukan penyelidikan lebih lanjut terhadap ambruknya plafon minimarket di Pekapuran, Kecamatan Tapos, Kota Depok.
“Penyelidikan masih kita lakukan oleh penyidik apakah dalam peristiwa ambruknya plafon minimarket apakah ada faktor kelalaian atau karena pos mayer atau faktor alam,” katanya, Rabu (3/9/2025).

Kapolsek menuturkan, setelah proses penyelidikan baru akan diketahui penyebab ambruknya kanopi. Hingga saat ini belum diketahui apakah ada unsur kelalaian atau tidak. Jika memang ditemukam unsur kelalaian maka manajemen minimarket harus bertanggung jawab sesuai undang-undang berlaku.
“Jika memang karena faktor alam yaitu terjangan angin kencang yang menyebabkan canopi minimarket ambruk maka tidak ada proses hukumnya,” ujarnya.
Saat ini masih dikumpulkan keterangan saksi dan bukti lainnya. Dalam peristiwa tersebut, sebanyak 10 unit motor rusak. Saat ini di lokasi kejadian terpasang garis polisi.
“Nanti akan kami undang beberapa pihak dari manajemen perihal klarifikasi untuk masalah apakah ada pergantian ganti rugi atau tidak. Karena ada sebanyak 10 unit motor milik pegawai dan pengunjung alam rusak. Selain itu juga ada seorang pengunjung alami luka terkena reruntuhan puing,” tuturnya.
Sementara itu, salah seorang saksi bernama Babe Unarso menjelaskan, angin kencang membuat dinding depan minimarket ambruk hingga selasar atau kanopi ambruk.
“Ada angin kencang datang tiba-tiba membuat dinding bagian depan toko ambruk langsung menjatuhi canopy hingga menimbun sekitar 11 unit motor milik kostumer dan pegawai minimarket,” katanya.
Atas insiden tersebut, tiga unit kondensor AC luar dan parabola untuk signal mesin ATM juga terdampak.
Selain barang-barang tertentu, seorang pengunjung terluka. Sementara itu, Babe selamat dari insiden kanopi ambruk, karena berlindung di dalam.
“Ada satu orang pria merupakan pengunjung alami luka ringam akibat terkena runtuhan bongkahan material yang rongsok sudah dilarikan diberikan pertolongan dibawa ke Klinik terdekat,” ujarnya.
Ia menceritakan, kanopi tertimpa material di atas. Adapun pondasi bangunan disebut-sebut sudah tidak sanggup menahan beban.
Kejadiannya setelah truk menurunkan muatan air mineral dan minuman ke dalam toko.
Tiba-tiba rubuh setelah ada angin tidak begitu kencang membuat kontruksi bangunan bagian atas rubuh seketika sepanjang hampir 20 meteran. n Aji Hendro








