
Margonda | jurnaldepok.id
Pelaksanan program perbaikan 500 Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Kota Depok akan segera dilaksanakan. Program itu rencananya akan dikerjasamakan dengan Yayasan Kemanusiaan Buddha Tzu Chi Indonesia.
Wali Kota Depok, Supian Suri mengusulkan sebanyak 500 RTLH untuk diperbaiki melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) Yayasan Kemanusiaan Buddha Tzu Chi Indonesia. Usulan tersebut disampaikan sebagai bentuk perhatian Pemerintah Kota (Pemkot) Depok terhadap masyarakat pra sejahtera yang tinggal di hunian tidak layak.
Program ini dijalankan secara terpisah dari bantuan perbaikan rumah yang dibiayai oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Depok maupun APBD Provinsi Jawa Barat. Sasaran RTLH yang akan mendapat bantuan adalah masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) yang membutuhkan penanganan cepat.

“Kami mengusulkan ada 500 rumah, di luar yang sudah direncanakan melalui APBD Kota Depok maupun yang melalui APBD Provinsi Jawa Barat. Program ini diharapkan dapat menjadi solusi tambahan untuk mengatasi keterbatasan daya tampung anggaran pemerintah daerah,” kata wali kota, Selasa (26/8/2025).
Pemkot Depok terus menjalin komunikasi dengan Yayasan Buddha Suci agar program ini dapat segera direalisasikan. Diharapkan program ini dapat direalisasikan secepatnya.
“Kami berharap secepatnya ya. Kami akan berkoordinasi terus dengan pihak yang akan memberikan dukungan ini. Secara keseluruhan, program ini ditujukan untuk memperbaiki 500 rumah di Kota Depok,” harapnya.
Supian pun menyampaikan terimakasih dan salam hormat kepada seluruh pengurus kesehatan dan pada seluruh donatur yang memberikan dukungan sehingga masyarakat kota Depok dapat kebaikan.
“Ya khususnya perbaikan 500 rumah tidak layak huni, yang insya Allah dengan dukungan yang diberikan oleh Yayasan Kemanusiaan Buddha Tzu Chi yang diberikan ini akan menjadi rumah layak,” pungkasnya. n Aji Hendro








