
Margonda | jurnaldepok.id
Koordinator SC, Musda ke-X KNPI Kota Depok, Suryadi menanggapi kisruh terkait pencalonan Ketua KNPI Depok.
Suryadi mengatakan, proses verifikasi telah dilakukan dengan ketat dan transparan untuk memastikan bahwa semua calon memenuhi syarat dan ketentuan yang berlaku. Pihaknya sudah melakukan sosialisasi baik melalui media berita maupun sosial media.
“Kami telah melakukan verifikasi yang ketat dan transparan untuk memastikan bahwa semua calon memenuhi syarat dan ketentuan yang berlaku dan proses yang dilakukan telah sesuai dengan prinsip-prinsip demokrasi dan transparansi,” katanya.

Suryadi menjelaskan, salah satu penyebab utama dari bacalon ketua tidak dapat memenuhi persyaratan dalam verifikasi adalah karena tidak adanya rekomendasi dari Pengurus Kecamatan (PK).
Selain itu, kata dia, juga ada kekurangan untuk memenuhi kelengkapan rekomendasi OKP yang ditentukan minimal 10 OKP.
“Jadi kami sudah ada minimal untuk teman-teman bacalon ketua agar bisa lolos dari verifikasi pemberkasan. Satu PK KNPI Kecamatan dan 10 OKP yang menjadi peserta di Musda KNPI ke-X Kota Depok,” ujarnya.
Dikatakannya, SC Musda ke-X DPD KNPI Kota Depok telah menyelesaikan proses verifikasi Bacalon Ketua DPD KNPI Kota Depok.
Tomy Wibawa Mukti Sitorus, menjadi satu-satunya bacalon Ketua DPD KNPI Kota Depok yang memenuhi syarat. Dua nama bakal calon ketua KNPI yang dicoret yakni Nurcholis Syahbani dan Heri Setiyono.
Sementara itu, Pengurus Pemuda Panca Marga (PPM) Kota Depok, Nathanael mengatakan, pencoretan nama yang gagal mengikuti Musyawarah Daerah (Musda) ke-X KNPI Depok sudah profesional. Pengumuman hasil verifikasi bakal calon (bacalon) Ketua KNPI Kota Depok menyatakan bahwa bahwa hanya Tomy Sitorus yang memenuhi persyaratan untuk mengikuti Musda ke-X KNPI Depok.
“Pertama, kami mengapresiasi kerja keras dan dedikasi Steering Committee (SC) dalam proses verifikasi bacalon Ketua KNPI Kota Depok. Dengan profesionalisme dan integritas, SC telah menjalankan tugasnya dengan baik dan memastikan proses yang adil dan transparan,” kata Nathan, Senin (18/8/2025).
Menurutnya, ada kekeliruan kelompok yang mengatakan bahwa keputusan SC menyalahi AD/ART. Karena harusnya SC mengumumkan hasil Verifikasi dalam MUSDA ke-X KNPI Kota Depok pada tanggal 19 Agustus 2025.
“Kami sangat menyayangkan adanya tuduhan indikasi kecurangan dalam proses Musda KNPI Kota Depok. Kami percaya bahwa proses verifikasi telah dilakukan secara transparan dan adil oleh SC. Jika ada kandidat yang tidak lolos verifikasi karena ada dokumen yang tidak lengkap, harusnya mereka menerima secara legowo proses itu, bukan menuduh bahwa SC melakukan kecurangan,” ungkapnya.
Dirinya mengapresiasi kepada para teman-teman pendukung dari OKP dan PK yang telah berjuang bersama-sama. Dia meyakini Tomy Sitorus adalah calon yang tepat untuk memimpin KNPI Kota Depok.
“Ini adalah awal perjuangan kita untuk mengantarkan Bang Tommy menjadi Ketua KNPI sesuai dengan visi dan misi yang beliau tawarkan,” pungkasnya. n Aji Hendro








