Jumlah Penduduk Makin Banyak, Meruyung Butuh Tambahan SD Negeri

34
Salah satu SD Negeri yang berada di wilayah Meruyung.

Limo | jurnaldepok.id
Meningkatnya populasi dan jumlah penduduk diwilayah Kelurahan Meruyung, Kecamatan Limo, ternyata tidak diimbangi dengan penambahan sekolah dasar (SD) Negeri, faktanya hingga saat ini Kelurahan Meruyung hanya memiliki satu SD Negeri.

Mantan Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), Kelurahan Meruyung, Kecamatan Limo, Adam Maan mengaku pernah mengajukan penambahan SD Negeri untuk Meruyung saat dirinya menjabat sebagai Ketua LPM namun lanjut dia usulan itu guna hingga saat ini usulan tersebut tak juga mendapat respon dari Pemerintah.

“Waktu saya masih menjadi Ketua LPM lada tahun 2010 an, kami pernah mengusulkan penambahan SD Negeri karena di Meruyung baru punya satu SD Negeri sementara diwilayah Kelurahan lain ada yang dua bahkan tiga SD Negeri, tapi sampai sekarang ternyata belum ada penambahan SD Negeri sementara jumlah anak usia sekolah dasar terus bertambah,” ujar Adam Maan kepada Jurnal Depok, kemarin.

Dikatakannya, kekurangan SD Negeri di Meruyung selama dicover oleh sejumlah sekolah dasar (SD) Swasta sehingga tidak banyak banyak anak usia SD yang hengkang keluar wilayah.

“Untungnya sekarang sudah ada beberapa SD swasta yang lumayan bagus sehingga meski tak kebagian jatah memasukkan anaknya ke SD Negeri namun hal itu setidaknya dapat mengurangi jumlah anak usia SD yang terpaksa bersekolah di luar wilayah bahkan sampai ke Pondok Labu Jakarta Selatan untuk mencari sekolah yang representatif, ini menunjukkan bahwa Pemerintah kurang respon terhadap kondisi dibawah,” imbuhnya.

Tak mengkritisi minimnya SD Negeri di Meruyung, Maan juga menyoroti soal kerusakan turap Kali Gede akibat longsor di samping Masjid Al Maghfiroh yang hingga saat ini belum juga diperbaiki oleh Pemerintah, padahal kata dia kerusakan turap itu sudah terjadi cukup lama namun belum juga diperbaiki.

“Jangankan untuk nambah sekolah, memperbaiki turap kali Gede yang longsor aja sampai sekarang tidak dilaksanakan ini bukti lagi bagi Pemerintah kurang respon,” tegas Adam. n Asti Ediawan

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here