
Limo | jurnaldepok.id
Sejumlah pengguna jalan yang biasa melintas di ruas jalan raya khususnya jembatan Grogol mengaku kesal dengan ulah para sopir angkutan umum (Angkot) trayek D. 110 jurusan terminal Depok – Cinere yang kerap memarkirkan angkot di badan jembatan sehingga mengganggu kelancaran arus lalu lintas di sekitar perapatan Grogol.
Mirna salah satu pengguna jalan mengaku pernah ribut dengan salah seorang sopir angkot D. 110 yang memarkir kendaraan di jembatan Grogol lantaran saat ditegur sang sopir justru balik memarahi dirinya.
“Ya mas, tolong di tulis gede gede biar Dinas Perhubungan dan Polisi Lalu Lintas menindak para sopir angkot yang biasa memarkirkan kendaraannya di jembatan, karena itu bukan cuma mengganggu kelancaran lalu lintas dan kenyamanan pengendara lain tapi juga bisa memicu bahaya dan kecelakaan karena angkot yang ngetem disama bukan cuma satu tapi dua bahkan kadang tiga sehingga bagian belakang mobil angkot nongol di tikungan dekat jembatan, itu yang bisa memicu bahaya bagi pengguna jalan lain yang sedang melintas,” beber Mirna.

Keluhan yang sama disampaikan oleh Heri Setiawan salah satu pengguna jalan.
Hery justru mempertanyakan dimana letak pengawasan dari Dinas Perhubungan terkait keberadaan angkot yang berjejer di di atas jembatan dan depan Masjid Al Barokah Grogol.
“Kami berharap aparat dari Dishub dan Polisi lalu lintas untuk menindak tegas para sopir angkot yang memarkirkan kendaraan nya di jembatan dan depan Masjid karena keberadaan mereka sangat mengganggu kelancaran arus lalu lintas,” celoteh Hery Setiawan.
Sementara Mulyono salah satu driver ojek online justru mengaku bingung dengan sikap pembiaran aparatur terhadap para sopir angkot yang jelas jelas melanggar aturan.
“Ini kan jembatan yang harusnya dioptimalkan buat kendaraan yang melintas bukan tempat ngetem angkot, udah kayak terminal bayangan aja,” celetuk Mulyono.
Terpisah, Niman salah seorang petugas dan ketertiban sekaligus anggota Linmas Kelurahan Grogol, mengaku belum pernah melihat ada aparat menertibkan keberadaan angkot yang parkir di jembatan Grogol maupun depan Masjid Al Barokah kecuali waktu ada keramaian saat pegawai Kantor Kecamatan Limo yakni Lukman Zaelani meninggal dunia tahun 2023 silam.
“Saya baru melihat pernah sekali ada penertiban angkot yang ngetem di jembatan dan depan Mesjid Al Barokah Grogol, itupun karena waktu itu ada rombongan pak Wali mau melayat kerumah pak almarhum Bang Deden,” tegas Niman.
Pernyataan yang sama dilontarkan oleh Cholid Olid salah satu petugas keamanan lingkungan Grogol.
“Seingat saya Dishub dan Polantas belum pernah melakukan penertiban di lokasi itu, justru kami petugas keamanan lingkungan yang sering melakukan teguran tapi enggak pernah digubris sama sopir sopir itu, hari ini ditegur besoknya ada lagi yang parkir di Jembatan dan depan Masjid,” tegas Cholid. n Asti Ediawan








