Awas Logistik Pemilu Tercecer dan Tertinggal! Kondisi Wajib Masih Disegel

36
Panwascam Sukmajaya saat memantau distribusi logistik pemilu.

Sukmajaya | jurnaldepok.id
Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan Sukmajaya mengimbau kepada panitia pemilihan agar logistik untuk hari pencoblosan pada 14 Februari jangan sampai tertukar atau tertinggal.

Koordinator Panwascam Sukmajaya, Muhammad Nur mengatakan, saat ini Panwascam Sukmajaya sudah melakukan pengawasan pendistribusian logistik.

“Kami sudah menurunkan anggota untuk mengawasai pendistribusian logitsik,” katanya.

Dia menambahkan, jelang Pemilu 2024 Panwascam Sukmajaya melakukan pengawasan logistik hingga pendistribusian ke tempat pemungutan suara (TPS) secara melekat.

“Logistik Pemilu 2024 sudah didistribusikan ke gudang logistik tingkat kecamatan dari gudang logistik KPU berupa bilik suara. Jadi yang dikirim ke gudang PPK di Kecamatan Sukmajaya itu dalam kondisi tersegel ya,” ujarnya.

Nur mengatakan, untuk pendistribusian logistik Pemilu 2024 setelah dari gudang logistik PPK akan disalurkan ke gudang logistik PPS atau tingkat kelurahan.

“Nanti setelah di gudang logistik PPK kan nanti dikirim ke kelurahan. Kalau gudang di kelurahan tidak memadai disimpan di gudang PPK,” jelasnya.

Dikatakannya, Panwascam Sukmajaya akan melakukan pengawasan sampai pendistribusian logistik ke TPS dengan dibantu pihak TNI dan Polri.

“Pengawasan melekat karena tugas kami terkait pendistribusian logistik ke 724 TPS. Termasuk nanti di TPS ada pengawas TPS yang bertugas,” tukasnya.

Dia mengatakan, Panwascam Sukmajaya juga akan memantau dan memastikan surat suara yang didistribusikan tetap tersegel dan ada tambahan dua persen seusia jumlah surat suara di TPS. Dia memastikan jumlah surat suara cukup, plus dua persen itu.

“Target 36 jam untuk pendistribusian. Kami untuk pengawasan ke gudang PPK itu komisioner panwas kecamatan ditambah dengan satu atau dua petugas, tergantung pendistribusiannya nanti ditambah dengan PKD kelurahan,” katanya.

Dia mengatakan, hal yang pernah terjadj kasus sebelumnya di Pemilu tahun 2019 adalah adanya logistik yang tertinggal.

“Ada kejadian di wilayah kami adanya logitsik yang tertinggal seperti tinta atau sejenisnya. Bahkan ada surat suara yang tertukar tidak sesuai dengan daerah pemilihannya,” ungkapnya.

Jika salah satu logistik Pemilu tertinggal, kata dia, maka bisa menganggu jalannya kegiatan pencobolosan pada 14 Februari 2024.

“Kami juga mengimbau kepada petugas PPS dan PPK agar pendistribusian logitsik tepat waktu sesuai jadwalnya,” pungkasnya. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here