Ngeri…Hasil Poling SS Salip IBH & Kaesang, Berikut Posisi Pradi dan Farabi

1103
Supian Suri (atas), IBH (kiri), Kaesang (kanan).

Margonda | jurnaldepok.id
Jelang perhelatan Pilkada Depok 2024 mendatang suhu politik di kota berjuluk Sejuta Maulid ini semakin panas.

Para bakal calon wali kota pun sudah mulai bermunculan dari mulai politisi, birokrat hingga anak penguasa negeri.

Terbau, dua petinggi pemimpin Kota Depok yakni Imam Budi Hartono (Wakil Wali Kota Depok) dan Supian Suri (Sekretaris Daerah Kota Depok) saling salip di sebuah poling yang dimunculkan oleh warga.

Dilansir dari PolingKita.com, nama Supian Suri atau yang akrab disapa SS kini menempati posisi puncak dengan peolehan 2.038 suara atau setara 40,9%.

Sementara atasan SS di pemerintahan yakni Imam Budi Hartono menempati posisi kedua dengan memperoleh 1.543 suara atau 31,0%.

Yang mengejutkan, putra Presiden RI, Joko Widodo yakni Kaesang Pangarep yang sudah bertekad untuk maju di Pilkada Depok justru berada di posisi ketiga dengan perolehan 1.193 suara atau 24,0%.

Selanjutnya terdapat juga nama Ketua DPD Partai Golkar, Farabi Arafiq yang memperoleh 163 suara dan Ketua DPC Partai Gerindra, Pradi Supriatna yang hanya mendapat 44 suara.

Poling yang menanyakan ‘Siapa Kandidat Wali Kota Pilihan Kamu’ itu dibuat Juni lalu dengan total 4.981 suara.

Beragam komentar pun membanjiri hasil poling tersebut, ada yang mengaku sudah jenuh dengan PKS namun ada yang tetap mendukung Depok dipimpin oleh PKS dan ada juga yang berkomentar keinginan Depok dipimpin oleh anak muda.

Sementara itu Dosen UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Syamsul Yakin mengungkapkan, Pilkada Depok bakal menjadi ajang tes kematangan ideologi Islam: tradisionalis-modernis, liberalis-fundamentalis dan sinkretisme-puritanisme.

“Kita akan meyaksikan misalnya seorang berbasis puritan membela ideologi politik nasionalis, atau sebaliknya seorang liberalis jadi timses ideologi politik religius. Mengapa hal itu bisa terjadi?. Karena politik itu sudah jadi tujuan tertinggi, jauh melampaui ideologi, apalagi politik itu memang hanya sebuah cara menjaga agama dan mengatur negara,” ungkapnya.

Sebelumnya, Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Depok, Hendrik Tanke Allo dan Ketua DPC PPP Kota Depok, Mazhab HM, bahkan telah terang-terangan mendukung Sekretaris Daerah Kota Depok, Supian Suri untuk diusung menjadi Wali Kota Depok periode 2024-2029.

“Sosok seperti SS layak jadi Wali Kota Depok,” ujar Hendrik kepada Jurnal Depok, kemarin.

Pria yang akrab disapa HTA itu ternyata telah memiliki penilaian yang mendalam terkait visi yang akan dijalankan SS ketika terpilih nanti.

“SS memiliki visi yang sangat baik dalam program pembangunan yang merata,” paparnya.

Beberapa program SS untuk memajukan Depok saat ini turut diapresiasi HTA seperti program penanganan sampah dan pengentasan kemiskinan terukur yang kini sudah mulai dilakukan dengan baik.

“Sebagai sekretaris daerah, SS mampu menjalin komunikasi dengan berbagai stakeholder. Termasuk menjaga toleransi pun mampu ditunjukkanya dengan baik,” jelasnya.

Diantara banyak nama yang dibicarakan untuk menggantikan Mohammad Idris ke depan, HTA lebih memilih nama SS.

“Saya melihat SS ini sebagai rising star, ia lebih menjanjikan untuk membuat perubahan di Kota Depok,” katanya.

Sebelumnya, Ketua DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Depok, Mazhab HM mengungkapkan, pihaknya telah menyodorkan duet SS-Qonita kepada kader PPP di Pilkada Depok mendatang.

“PPP sejak lama sudah membidik salah satu ASN tertinggi di Kota Depok, kami rasa ini akan menjadi sesuatu yang luar bisa apabila pada akhirnya nanti duet Qonita-SS terjadi,” terangnya.

Namun begitu, sambungnya, untuk menuju kesana, pertempuran awalnya adalah di pemilihan legislatif.

“PPP saat ini memang sedang focus untuk menghadapi pileg yang digelar Februari 2024. Karena bagaimanapun perolehan kursi lah yang akan menentukan untuk mendapatkan tiket mengusung wali-wakil wali kota,” pungkasnya. n Rahmat Tarmuji

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here