
Laporan: Rahmat Tarmuji
Kecamatan Sawangan menggelar komitmen bersama inovasi dalam penyelenggaraan pelayanan public di tingkat kecamatan dan kelurahan.
“Kami minta agar para lurah memiliki target dan inovasi tahun ini. Apa yang menjadi focus harus diselesaikan di masing-masing kelurahan,” ujar Anwar Nasihin, Camat Sawangan usai deklarasi dan penandatanganan komitmen bersama, Rabu (25/01/23).
Ia menambahkan, kelurahan harus memiliki andalan atau prioritas yang harus diselesaikan secara terukur.

“Iya, harus memiliki inovasi. Misal, penanganan stunting, ODF, UMKM, peningkatan PBB dan lainnya,” paparnya.
Lebih lanjut ia mengatakan, target utama Kecamatan Sawangan tahun ini tak lain meningkatkan perolehan dan peringkat PBB. Dimana, di tahun 2022 kemarin Kecamatan Sawangan berada di peringkat 10 perolehan PBB se Kota Depok.
“Tahun ini kami bertekad pendapatan PBB harus lebih baik dan masuk tiga besar. Begitu juga dengan stunting yang masih banyak harus dikurangi, bahkan harus zero stunting,” tekadnya.
Sementara itu Plh Sekretaris Daerah Kota Depok, H Sri Utomo menyambut baik dan mengapresiasi langkah serta komitmen yang diambil Kecamatan Sawangan.
“Kami apresiasi langkah Camat Sawangan dengan membuat komitmen bersama ini. Dengan begitu nantinya kinerja dapat terukur, sehingga kerja lebih focus dan terarah,” tanggapnya.
Lurah Kedaung, Dion Wijaya mengungkapkan, pihaknya juga berkomitmen untuk focus pada dua kegiatan.
“Dibidang perolehan PBB, kami di Kedaung menargetkan penerimaan PBB tahun ini minimal harus masuk 10 besar se Kota Depok. Begitu juga dengan stunting, saat ini di kelurahan kami masih ada 31 anak yang menderita stunting. Dari itu, kami bertekad di tahun ini bisa zero stunting,” ungkapnya.
Dalam kesempatan itu, tujuh lurah di wilayah Kecamatan Sawangan yakni Lurah Sawangan Baru, Pasir Putih, Bedahan, Pengasinan, Sawangan, Kedaung dan Lurah Cinangka menandatangani komitmen bersama di atas banner. n








