
Margonda | jurnaldepok.id
Suhu politik di kota berjuluk sejuta Belimbing kini mulai memanas jelang pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kota Depok yang digelar pada 2024 mendatang. Para kandidat calon wali kota mulai muncul ke permukaan di awal tahun 2023 ini.
Belakangan, sebuah poling pun digelontorkan oleh sekelompok masyarakat untuk memilih calon Wali Kota Depok periode 2024-2029.
Poling yang menanyakan ‘siapa yang akan anda pilih menjadi Wali Kota Depok Periode 2024-2029’ dilakukan oleh Dunia Poling.

Terdapat sejumlah nama elite politik dan birokrat di antaranya Abdul Haris Bobihoe (Gerindra); Pradi Supriatna (Gerindra); Yeti Wulandari (Gerinbdra); Hasbullah Rahmad (PAN); Imam Budi Hartono (PKS); Yurgen Sutarno (PSI); Qonita Lutfiyah (PPP); Farabi Arafiq (Golkar); Nuroji (Gerindra); Khairulloh (PKS) dan Supian Suri (Sekda Kota Depok).
Dimana, hingga Minggu (08/01/23) malam nama politisi PPP yakni Hj Qonita Lutfiyah atau yang akrab disapa QL berada di posisi teratas dengan raihan 332 suara (32%), disusul Sekda Kota Depok, Supian Suri 305 suara (30%) dan politisi PAN, Hasbullah Rahmad mendapat 130 suara (13%).
Sementara Ketua DPD PKS sekaligus Wakil Wali Kota Depok, Imam Budi Hartono berada di posisi ke empat dengan raihan 115 suara (11%), dibayangi politisi PKS yakni Khirulloh yang mendapat 66 suara (6%).
Di posisi ke enam ada nama mantan Wakil Wali Kota Depok sekaligus Ketua DPC Partai Gerinda, H Pradi Supriatna yang memperoleh 42 suara (4%), kemudian diikuti politisi Gerindra yang juga menjabat Wakil Ketua DPRD Depok, Yeti Wulandari sebanyak delapan suara, Nuroji delapan suara, Yurgen Sutarno enam suara, Abdul Haris Bobihoe lima suara dan Ketua DPD Partai Golkar Kota Depok, Farabi Arafiq lima suara.
Sebelumnya, baliho dukungan untuk Sekda Kota Depok, Supian Suri maju di Pilkada Depok 2024 mendatang menjamur di wilayah Cinere.
Salah satu tokoh masyarakat Kecamatan Cinere, KH. Ahmad Kholadi bahkan secara terang-terangan mengaku sangat mendukung jika Supian yang kini menjabat sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Depok benar-benar berniat untuk mencalonkan diri sebagai Wali Kota Depok di Pilkada 2024 mendatang.
“Secara pribadi saya pastinya sangat mendukung jika Pak Supian Suri berniat untuk mencalonkan diri sebagai calon wali kota pada Pilkada 2024, saya rasa bukan cuma saya, tapi banyak warga yang bakal mendukung beliau,” ujar Kholadi yang juga menjabat sebagai Ketua Forum Kerukunan Ummat Beragama (FKUB), Kamis (08/12).
Dikatakan Kholadi, dukungan terhadap SS sapaan akrab Supian Suri, bukan tanpa alasan atau sekedar asal bunyi saja. Sebab, lanjut dia, sebagai pimpinan birokrasi di Kota Depok, Supian sudah berpengalaman mengelola manajemen pemerintahan serta piawai dalam mengatur penempatan pegawai sesuai bidang ilmu dan keahliannya.
Di sisi lain, lanjutnya, SS memiliki wawasan yang cukup luas terhadap karakteristik warga Depok yang sangat majemuk, sehingga diharapkan kepemimpinannya nanti bakal mampu melaksanakan pembangunan secara profesional dengan merangkul semua pihak yang memiliki integritas mumpuni.
Sementara itu Pengasuh Pondok Pesantren Darul Akhyar, Pancoran Mas, KH Syamsul Yakin mengungkapkan, dalam konteks tertentu SS diibaratkan Anies Rasyid Baswedan di level nasional yang tidak memiliki partai karena SS adalah seorang birokrat.
“Tapi pilkada adalah pertaruhan personal, selain diusung partai dengan kursi yang cukup. Pertanyaannya, partai apa yang akan mengusung SS?,” ungkapnya.
Lebih lanjut ia mengatakan, SS akan didukung oleh struktur horisontal dan komunitas kultural.
“Ini adalah modal politik yang mungkin jadi andalan SS hingga mengusung baliho Siap Jadi Wali Kota Depok,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua DPC PPP Kota Depok, Mazhab HM mengaku partainya akan memprioritaskan kader internal untuk maju di Pilkada Depok 2024 nanti.
“Dari internal pasti, kami punya Ibu Hj Qonita Lutfiyah yang popularitasnya sudah cukup tinggi. Namun dari eksternal, kami juga sedang membidik ASN tertinggi di Kota Depok,” paparnya.
Meski tidak menyebut secara gamblang, namun dapat dipastikan nama tersebut tertuju kepada Sekretaris Daerah Kota Depok, Supian Suri atau yang lebih akrab disapa SS.
“Untuk internal jelas, kami akan memprioritaskan Ibu Hj Qonita, namun dari eksternal juga harus kami lirik, salah satunya itu tadi yakni ASN tertinggi,” ungkapnya.
Dari itu, Mazhab yang sudah enam periode duduk di DPRD akan menggalang kekuatan bersama partai politik lainnnya demi mensukseskan calon yang akan diusungnya di pilkada nanti.
Ia berharap, Wali Kota Depok kedepan tak jauh beda dengan yang saat ini menjabat. Adapun masih ada kekurangan, hal itu harus diperbaiki oleh wali kota yang baru nanti.
“Sebetulnya tidak harus yang macam-macam, yang sekarang saja sudah bagus tinggal dilanjutkan saja. Unsur religiusnya tetap harus dikedepankan, apalagi PPP partai yang berazaskan Islam, berbasis Islam dan berlogo Ka’bah, otomatis itu jadi syarat utama,” pungkasnya. n Rahmat Tarmuji








