
Sawangan | jurnaldepok.id
Delapan pasangan yang diduga melakukan tindakan mesum terjaring tim Forkopimcam dan Satpol PP Kota Depok dari berbagai tempat di Sawangan, Bojongsari serta lokasi lainnya.
Kepala Bidang Ketentraman Masyarakat dan Ketertiban Umum Satpol PP Kota Depok, Muhammad Fahmi mengatakan, razia yang dilakukan menindaklanjutinya laporan masyarakat dugaan praktik prostitusi online.
“Kami Satpol PP Kota Depok bersama Forkopimcam (Unsur Satpol PP Kota Depok, Camat, Kasi Pemtrantib Kecamatan Koramil, Polsek, Tim BKO Satpol PP Kecamatan dan Satlinmas) gelar penertiban di 6 kecamatan,” ujar Fahmi.

Dia menambahkan, Satpol PP Kota depok terlebih dahulu melakukan penyelidikan untuk menentukan target operasi yang akan ditertibkan di enam wilayah kecamatan (Wilayah Kecamatan Cinere, Wilayah Kecamatan Sawangan, Wilayah Kecamatan Limo, Wilayah Kecamatan Bojongsari, Wilayah Kecamatan Beji dan Wilayah Kecamatan Cipayung).
“Ini didasari Peraturan Daerah Kota Depok No.5 Tentang Penyelenggaraan Ketentraman Masyarakat dan Ketertiban Umum Serta Perlindungan Masyarakat,” paparnya.
Dalam kegiatan kali ini pihaknya berhasil mendapatkan 16 orang (8 Wanita, 8 Pria) yang selanjutnya diamankan ke kantor Satpol PP Kota Depok untuk dilakukan pembinaan dan pendataan.
Sementara itu, Kepala Satpol PP Kota Depok, Lienda Ratnanurdianny menambahkan, pihaknya menerjunkan 90 personel untuk mengamankan perayaan Natal 2022 dan Tahun Baru (Nataru) 2023.
Dia menerangkan, seluruh personel Satpol PP Kota Depok bersinergi dengan tim gabungan kepolisian dan TNI.
“Kami kerahkan 90 personel untuk bersinergi dalam pengamanan Natal dan Tahun Baru,” katanya.
Lienda mengungkapkan, puluhan personel tersebut tersebar pada Pos Pelayanan atau Pos Pengamanan Polres Metro Depok.
Selain itu juga, kata dia, akan melakukan patroli untuk mengantisipasi ancaman dari gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat. n Aji Hendro








