
Beji | jurnaldepok.id
Pelaksanaan Penilaian Akhir Semester atau PAS yang berlangsung di SDN Pondokcina 1 berjalan gaduh.
Bahkan Tim Garuda Satpol PP Kota Depok juga melakukan monitoring siswa SDN Pondokcina 1 yang sudah belajar di SD Pondokcina 5.
PAS yang awalnya berjalan aman, nyaman dan kondusif, namun usai pelaksanaan PAS berjalan gaduh.

Kegaduhan bermula saat Kepala Dinas Pendidikan Kota Depok, Wijayanto mendatangi SDN Pondokcina 1 bersama petugas Satpol PP Kota Depok.
Saat memantau pelaksanaan PAS, tim gabungan Dinas Pendidikan dan Satpol PP mengimbau orang tua siswa yang ada di halaman sekolah untuk keluar dari sekolah. Orang tua siswa diimbau untuk menunggu di trotoar.
Saat mengimbau orang tua siswa keluar sekolah, akan tetapi tim gabungan masuk ke dalam halaman sekolah.
Situasi ini membuat para orang tua murid marah dan meminta pihak Kadisdik dan rombongannya juga tertib menunggu di luar.
“Pak bubar dong Pak, anak-anak takut. Kasihan Pak anak-anak sudah kena mental,” ujar salah satu orang tua siswa SD Pondokcina 1, Senin (05/12).
Sementara itu tim gabungan melakukan pemantauan pelaksanaan PAS siswa.
Koordinator orang tua siswa SDN Pondokcina 1, Chici sangat menyayangkan kedatangan petugas Satpol PP Kota Depok.
Chici mempertanyakan kedatangan Satpol PP ke dalam lingkungan sekolah SDN 1 Pocin yang sedang berlangsung ujian PAS.
Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Kota Depok, Wijayanto mengatakan, kehadirannya ke SDN Pondokcina 1 untuk memantau pelaksanaan PAS.
Diberitakan sebelumnya Sekretaris Daerah Pemkot Depok, Supian Suri mengatakan, keputusan yang disampaikan oleh Pemkot Depok, yakni saat PAS pada 5 hingg 9 Desember 2022 pihaknya mengizinkan siswa yang masih mau bertahan di SDN Pondok Cina 1.
“Kami izinkan bagi yang masih bertahan di SDN Pondok Cina 1, kami tetap laksanakan ujian di sana dan akan tetap diberikan soal ujian dengan didampingi guru-guru di SDN Pondok Cina 1 sampai selesai ujian,” katanya.
Namun, pihaknya membatasi proses belajar mengajar maksimal hingga 9 Desember, setelah itu pada 12 Desember para siswa harus sudah pindah ke SDN Pondok Cina 3 dan SDN Pondok Cina 5.
“Setelah ujian selesai, maka kami harapkan mereka bisa pindah ke SDN Pondok Cina 3 dan SDN Pondok Cina 5,” pungkasnya. n Aji Hendro








