Ngubek Empang di Cipayung, Wakil Wali Kota Pastikan Penguatan Tradisi

27
Wakil Wali Kota Depok, Chandra Rahmansyah saat memberikan sambutan di acara Ngubek Empang Cipayung.

Cipayung | jurnaldepok.id
Kegiatan Ngubek Empang bukan sekadar ajang tangkap ikan gratis, akan tetapi refleksi nyata dari jati diri masyarakat Depok yang gemar bergotong royong.

Wakil Wali Kota Depok, Chandra Rahmansyah mengatakan itu saat menghadiri kegiatan Ngubek Empang di Setu Pondokjaya Perumahan Permata Depok, Cipayung.

“Kegiatan ini adalah representasi budaya kita yang harus terus dilestarikan. Di sini ada nilai kerukunan, suasana guyub, dan kebersamaan yang luar biasa. Inilah pondasi yang harus kita pelihara ke depannya di Kota Depok,” katanya, Selasa (5/5/2026).

Selain aksi seru di kolam ikan, festival ini juga menyuguhkan berbagai atraksi budaya lokal lainnya yang memanjakan mata dan lidah. Di antaranya Ngaduk Dodol, Nyusunin Baju serta kegiatan lainnya.

Chandra berharap, melalui tema “Depok Rumah Kita”, perayaan ini menjadi pengingat bahwa di tengah modernisasi kota, rasa kepedulian antarwarga tetap menjadi prioritas utama.

“Harapannya, kegiatan ini semakin menambah rasa memiliki dan kepedulian sesama warga. Depok adalah rumah kita bersama,” ujarnya.

Di lokasi sama anggota DPRD Depok, Iman Yuniawan merasa senang dan bangga atas suksesnya kegiatan Ngubek Empang di wilayahnya. Sekitar tiga ton ikan disebar di kolam serta ada tambahan 50 ekor bebek untuk meramaikan acara. Tidak hanya ngubek empang panitia juga menyajikan dodol yang bisa langsung disantap.

“Luar biasa kami lihat warga sejak pagi berduyun-duyung mendatangi lokasi Ngubek Empang,” katanya.

Sementara itu, salah satu warga Rohani menambahkan, dia bersama rekannya datang ke lokasi Ngubek Empang karena untuk melihat sekaligus mencicipi dodol.

“Saya memang sengaja datang ke sini, ternyata ramai dan seru. Dodolnya enak dan lembut. Ini pertama kali saya makan dodol yang masih hangat langsung dari tempatnya,” kataya.

Syaiful, warga lainnya mengatakan, sengaja datang untuk merasakan suasana Lebaran Depok sekaligus merasakan dodol khas Betawi.

“Saya datang karena ingin ikut acara ini. Tadi sempat mengambil dodol yang baru matang, rasanya enak dan berbeda dari yang biasa saya beli. Lebih terasa karena bisa melihat langsung proses memasaknya,” katanya.

Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya menghadirkan kuliner, tetapi juga menjadi sarana mengenalkan budaya Depok kepada masyarakat.

“Ya semoga tradisi ini dapat terus dipertahankan dan dikembangkan,” pungkasnya. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here