
Margonda | jurnaldepok.id
Pasokan gas ukuran 3 Kg atau gas melon pasca Lebaran dipastikan aman. Hiswana Migas Kota Depok telah menambah kuota dan mengantisipasi kondisi pasca Lebaran dan krisis Timur Tengah dengan ditutupnya Selat Hormuz.
Satgas Bidang Elpiji Hiswana Migas Kota Depok, Imron Effendi mengatakan, suppai LPG 3 kg Kota Depok Maret 2026 Reguler 24 hari kerja berjumlah 2.088.720 tabung dengan fakultatif atau tambahan sekitar 85.640 tabung.
Jumlah kuota fakultatif merupakan penambahan dari jatah reguler yang disiapkan Hiswana Migas. Adapun kuota reguler yang diberikan untuk digunakan masyakarat sebanyak 2.029.640 tabung gas 3 kg.
“Kalau memang kuota fakultatif dan reguler tidak mencukupi, Hiswana Migas Kota Depok akan memberikan tambahan kembali,” katanya, Selasa (31/3/2026).
Imron menyakini dengan adanya stok kuota reguler dan fakultatif pasokan gas 3 kg di Kota Depok akan tercukupi. Hal itu berdasarkan pemetaan dan hasil evaluasi dari penanganan kebutuhan tahun lalu.
Pihaknya akan berusaha memantau pendistribusian gas elpiji ke sejumlah pangkalan yang terdata. Hal itu untuk memastikan pemberian kuota reguler maupun fakultatif merata di seluruh wilayah Kota Depok.
“Akan kami awasi dan pantau dalam penyalurannya sehingga tidak ada beberapa wilayah yang mengalami kekurangan,” ujarnya.
Ia meminta masyarakat tidak perlu khawatir terkait ketersediaan gas elpiji di pasaran.
“Jadi warga tidak perlu takut masalah elpiji di Kota Depok, kita sediakan untuk tabung elpiji 12 kilogram, 5,5 kilogram, 3 kilogram di pangkalan siaga. Biasanya akan buka seterusnya karena banyak pangkalan yang tidak mudik,” pungkasnya. n Aji Hendro








