

Pancoran Mas | jurnaldepok.id
Jajaran pengurus Taman Pemakaman Ummat Islam (TPUI) Parung Bingung berinisiatif membeli lahan seluas 5.000 M2 di wilayah RT 03/10, Kelurahan Rangkapan Jaya Baru seiring menipisnya ketersediaan lahan makam yang ada di wilayah RW 13.
Ketua pengurus Taman Pemakaman Ummat Islam (TPUI) Parung Bingung, HM. Yunus mengatakan ketersediaan lahan makam di Rw 13 saat ini tinggal 25 lagi sehingga perlu diantisipasi guna memenuhi kebutuhan pemakaman bagi warga Muslim di 5 wilayah RW Kampung Parung Bingung.
“Lahan makam TPUI di RW 13 Parung Bingung seluas 3.400 meter persegi kini sudah terisi lebih dari 75 persen oleh sebab itu kami merasa perlu dilakukan penambahan lahan untuk memenuhi kebutuhan pemakaman warga Muslim di Parung Bingung,” ujar Yunus kepada Jurnal Depok, kemarin.
Dikatakannya, meskipun lahan TPUI Parung Bingung di wilayah Rw 13 masih bisa dioptimalkan sebagai tempat memakamkan warga Parung Bingung namun pihaknya sudah mulai mengoptimalkan lahan TPUI yang baru di wilayah Rt 03/10.
“Memang sudah ada beberapa makam di lahan TPUI yang baru di Rw 10, tapi saat ini kami tetap mengoptimalkan sisa lahan yang ada di TPUI Parung Bingung yang berlokasi di Jalan Raya Parung Bingung Rw 13,” imbuhnya.
Terkait aktivitas kepengurusan pemakaman, Sekretaris TPUI Parung Bingung, Ust. H. Nurhasan menghaturkan terimakasih kepada seluruh warga di wilayah Kampung Parung Bingung, Kelurahan Rangkapan Jaya Baru (RJB), Kecamatan Pancoran Mas yang telah berpartisipasi dan berkontribusi terhadap pembiayaan kegiatan TPUI Parung Bingung.
“Atas nama kepengurusan TPUI Parung Bingung kami mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah mensupport pembiayaan seluruh aktivitas di TPUI, sehingga sampai saat ini Alhamdulillah semua kegiatan berjalan lancar,” tutur Ust. H. Nurhasan.
Diapun berharap kepada seluruh warga untuk terus meningkatkan partisipasinya dalam upaya penataan lahan baru TPUI Parung Bingung di wilayah Rt 03/10.
“Ya, untuk penataan fasilitas pendukung kegiatan di lahan baru TPUI tentu butuh dana relatif cukup besar, untuk itu sebagai pengurus TPUI kami berharap agar masyarakat khususnya warga Kampung Parung Bingung dapat terus meningkatkan partisipasinya untuk membenahi penataan fasilitas di lahan TPUI yang baru,” pintanya. n Asti Ediawan








