

Margonda | jurnalepok.id
Satu tahun kepimpinan Wali Kota-Wakil Wali Kota Depok, Supian Suri dan Chandra Rahmansyah sudah banyak melakukan terobosan dan inovasi positif. Warga merasakan sejumlah perubahan di Kota Depok.
Diketahui bahwa Supian- Chandra dilantik oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto di Istana Negara pada 20 Februari 2025.
Meski baru setahun memimpin Depok, namun Supian-Chandra memastikan bahwa pihaknya telah melakukan banyak hal positif. Hal ini sesuai dengan jargon kampanye saat itu yaitu “Perubahan Depok Maju”.
“Satu tahun sudah saya dan Bang Chandra mendapatkan amanah luar biasa untuk memimpin Kota Depok. Setiap hari adalah perjalanan untuk mendengar, merasakan, dan bekerja demi membawa perubahan yang benar-benar menyentuh kehidupan warga,” kata Supian Suri dikutip dari akun Instagram pribadinya, Sabtu (21/2/2026).
Meski begitu, Supian Suri sadar betul bahwa proses untuk membuat Depok lebih baik tidaklah mudah.
“Kami sadar masih banyak pekerjaan rumah yang harus dituntaskan. Namun, dengan semangat kolaborasi dan dukungan seluruh masyarakat, kita optimis bisa mewujudkan Depok yang lebih maju,” tuturnya.
“Terima kasih telah berjalan beriringan dalam satu tahun pertama ini. Mari terus melangkah untuk membangun Depok Maju, Jawa Barat Istimewa,” sambungnya.
Sejumlah program yang direalisasikan Supian-Chandra telah dirasakan manfaatnya oleh warga masyarakat. Di bidang pendidikan, Supian-Chandra sudah membangun sejumlah sekolah.
Antara lain SMPN 3 Depok, SMPN 25 Bedahan, SD Kedaung dan Madrasah Negeri Pancoran Mas dengan alokasi anggaran mencapai Rp 61.367.337.000,-
Di Tahun 2026 akan dilakukan pembangunan gedung SDN Cinere 1 dengan anggaran Rp 12.058.850.415. Pembangunan gedung SDN Kalimulya 4 yang masuk dalam tahap DED dengan anggaran Rp 662.184.000.
Supian- Chandra juga melakukan Gerakan Toilet Gratis dimana tahun 2025 ada 17 sekolah dasar (SD) dan 13 sekolah menengah pertama (SMP) yang diperbaiki toiletnya. Dan di tahun 2026 ada 18 SD dan 7 SMP toilet yang diperbaiki.
Pada Tahun 2025, Dinas Pendidikan (Disdik) bersama Dinas Perumahan dan Permukiman (Disrumkim) telah merehab 20 SD dengan anggaran Rp 21,826.529.374 dan empat SMP dengan anggaran Rp 4.386.946.000.
Program Rintisan Sekolah Swasta Gratis (RSSG) SMP/MTs di 47 Sekolah dimulai th ajaran 2025/2026, dan akan dikembangkan RSSG PAUD di 33 sekolah di tahun ajaran 2026/2027.
Pasangan ini juga menjanjikan pemberian bimbel masuk perguruan tinggi bagi 10.000 lulusan SMA/sederajat di Kota Depok, per tahun 2000 orang, dimulai tahun ajaran 2026/2027. Supian-Chandra juga memberikan beasiswa kuliah gratis untuk 1.000 orang, per tahun 200 orang untuk jurusan vokasi dan non vokasi, dimulai tahun ajaran 2026/2027.
Tahun 2026 akan dilakukan pemeliharaan 198 gedung SD dan 33 SMP. Kemudian untuk rehab dilakukan terhadap 8 SMP.
Di bidang sosial, akan dilaksanakan pembangunan Rumah Kreatif Anak Istimewa (RKAI) di Jalan Margonda, Kelurahan Pondokcina Kecamatan Beji dan tahun 2026 akan dilaksanakan pembangunan.
Di bidang kesehatan, Supian-Chandra memberikan layanan pendaftaran dan pemeriksaan Calon Pengantin (Carin) Gratis di semua Puskesmas di Kota Depok. Pemerintah Kota (Pemkot) Depok juga mengalokasikan dana jaminan kesehatan sekitar Rp 103 miliar pada tahun 2026 untuk Penerima Bantuan Iuran (PBI) di Kota Depok.
Di bidang keagamaan, Pemkot Depok memberikan insentif bagi guru ngaji lekar dan pendidikan rohani bagi 630 orang sebesar Rp 400 ribu/orang/ bulan.
Untuk pemberdayaan masyarakat, Supian- Chandra memberikan kenaikan insentif bagi RT dan RW sebesar Rp 25 ribu. Dengan rincian insentif RT sebesar Rp 775 ribu dari semula Rp 750 ribu dan bagi RW Rp 875 ribu dari semula Rp 850 ribu.
Kemudian untuk fasilitas umum, Pemkot Depok melakukan renovasi tiga stadion. Yaitu Stadion Merpati, di Kecamatan Pancoran Mas, Stadion Mahakam di Kecamatan Sukmajaya dan Stadion Mini di Sukatani.
“Penyediaan sarana olah raga di Depok Open Space (DOS) di Jalan Margonda dengan anggaran sebesar Rp 5.721.140.000,” paparnya.
Nantinya akan dilakukan penambahan akses masuk, perbaikan sarana di DOS yang sudah ada, pembangunan jogging track sepanjang 400 meter, perubahan fungsi Amphittheater serta lapangan tenis dan fasilitas pendukung lainnya.
Penataan drainase juga dilakukan Pemkot Depok. Tahun 2025 dilakuakn program pengelolaan Sumber Daya Air (SDA) dengan nilai sebesar Rp 81.087.323.475 dan program pengelolaan serta pengembangan sistem drainase sebesar Rp 92.800.928.290.
Tahun 2026, dilakukan penataan drainase di Jalan Margonda yaitu di depan Metrostater dan ITC Depok, Kecamatan Pancoran Mas.
Penataan drainase di Jalan Raya Sawangan, Kelurahan Mampang, Kecamatan Pancoran Mas. Penataan drainase di Cimanggis Boulevard arah Setu Patinggi, Kelurahan Tapos.
Pemkot Depok juga konsern membangun infrastruktur jalan. Salah satunya dengan pembebasan lahan Underpass Citayam tahun 2026 dimana Pemkot Depok, Pemkab Bogor dan Pemrov Jawa Barat sudah menandatangani kerjasama.
“Pembangunan Flyover Margonda di Kecamatan Beji saat ini progresnya sudah berjalan dengan melakukan pengukuran uji kelayakan tanah,” jelasnya.
Pembangunan Jalan Engram-Pemuda dan pembebasan lahan Jalan Raya Mochtar tahap satu dan pembangunan jalan/jembatan sudah dilakukan. Ini untuk mengurai kemacetan lalu-lintas di Jalan Raya Sawangan.
Pemkot Depok juga melakukan penataan trotoar di Jalan Proklamasi, Sukmajaya; di Jalan Cipayung dan penataan di Jalan Pemuda. Kemudian penataan trotoar Jalan Akses UI 1.608 meter, Jalan Cinere Raya 689 meter, Jalan Proklamasi 336 meter.
Di bidang transportasi publik, Pemkot Depok melakukan Buy The Servis (BTS) satu koridor Teman Bus TransDepok Stasiun LRT Harjamukti, Cimanggis-Terminal Depok dengan alokasi anggaran Rp 20.000.000.000, dan rencananya pada Juni 2026 akan ada Teman Bus Trans Depok trayek Terminal Depok-Sawangan-Bojongsari.
Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) tahun 2025 telah dilakukan terhadap 1.099 rumah. Dan pada Tahun 2026 ada 787 rumah yang diusulkan untuk perbaikan.
Pemkot Depok juga melakukan pembebasan Pajak Bumi Bangunan (PBB) bagi Nilai Objek Pajak (NOP) dibawah Rp 200 juta di tahun 2025.
Di bidang seni dan budaya, Pemkot Depok akan menetapkan kawasan Depok Lama di Kelurahan Depok Kecamatan Pancoran Mas menjadi kawasan herritage. Dan rencananya pada Bulan Juni akan dilaksanakan Festival Depok Heritage.
Pemkot Depok juga melakukan pengolahan pertanian modern di tiap kecamatan sehingga dapat meningkatkan produktivitas, setiap tahun tiga kecamatan. Dengan teknologi canggih dan dan manajemen efisiensi bisa menghasilkan kualitas pertanian yang baik.
Untuk lingkungan hidup, Pemkot Depok melaksanakan MoU dengan pihak swasta dalam pengelolaan sampah menjadi Refuse Derived Fuel atau RDF dengan kapasitas 1000 ton perhari.
Kemudian juga adanya program Maggot yang sudah dilaksanakan di 63 Kelurahan di Kota Depok yang sudah berhasil mengurangi volume sampah ke TPA Cipayung.
Di bidang ketenagakerjaan, Pemkot Depok dengan program Depok Maju Go Global melalui kuliah dan magang kerja luar negeri, kerjasama pekerja migran dengan Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia.
Kemudian kerjasama pelatihan dan penempatan kerja di bidang perhotelan. Ada 100 orang yang berkesempatan di tahun ini, bekerjasama dengan Mercure Grup Accor. n Aji Hendro








