
Laporan: Asti Ediawan
Sejumlah produk berbahan baku sampah non organik hasil karya para pengrajin Bank Sampah Sasak Berkreasi 07 Limo tampil pada penyelenggaraan Dekranasda Expo 2025 yang digelar pada Ahad (07/12/25).
Ketua Bank Sampah Sasak Berkreasi 07 Limo, Yuliawati mengaku sangat beruntung bisa menampilkan sejumlah produk kerajinan berbahan baku sampah non organik pada perhelatan Dekranasda Expo 2025 sebab selama ini lanjut dia kreatifitas pengrajin hanya ditampilkan pada event event ditingkat Kelurahan atau Kecamatan sehingga ruang pengenalan produk masih sangat terbatas di lingkup wilayah.
“Alhamdulillah kami sangat bersyukur dan beruntung bisa menampilkan sejumlah produk kerajinan kami pada ajang Dekranasda Expo 2025, mudah mudahan melalui event di tingkat Kota Depok ini, produk kerajinan kami akan semakin dikenal oleh masyarakat sehingga bisa berdampak positif bagi peningkatan omzet penjualan kerajinan berbahan baku sampah non organik yang menjadi ciri khas produk kerajinan kami,” papar Yuliawati.
Dikatakannya, pada perhelatan Dekranasda Expo 2025, Bank sampah menampilkan kerajinan yang terbuat dari kantong plastik, bungkus kopi dan Koran bekas.
“Ya, kami menampilkan kerajinan baju, dari kantong kresek dan topi dari koran bekas dan bungkus kopi,” imbuhnya.
Penampilan hasil kreatifitas jajaran Bank Sampah Sasak Berkreasi 07, Limo dalam ajang Dekranasda Expo 2025 disambut baik oleh Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kecamatan Limo, Esy Wahyuni Endang.
“Kami sangat bangga memiliki kelompok pengrajin yang sangat eksis pada kegiatan pemanfaatan sampah menjadi barang bernilai ekonomis, Alhamdulillah hari ini hasil karya para pengrajin kami tampil memukau di event Dekranasda Expo 2025,” tutup Esy. n








