CoorporateHeadline

Keren! PT Tirta Asasta Raih WTP 11 Kali Secara Berturut-turut, Segini Labanya di Tahun 2023

Sukmajaya | jurnaldepok.id
PT Tirta Asasta Depok (Perseroda) menyelenggarakan agenda tahunannya yakni Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Tampak hadir Sekretaris Daerah Kota Depok, Supian Suri selaku kuasa pemegang saham mewakili Wali Kota Depok serta dihadiri juga oleh Dewan Komisaris PT Tirta Asasta Depok.

RUPS yang diselenggarakan pada, Rabu (06/03/24) ini terdiri dari dua yakni RUPS Tahunan dan RUPS Luar Biasa.

RUPS Tahunan mengagendakan evaluasi terhadap performa keuangan perusahaan dan kinerja pimpinan perusahaan. RUPS ini mengesahkan Laporan Tahunan Perseroan 2023 yang telah melalui proses audit dengan status Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

“Menurut opini kami, laporan keuangan terlampir menyajikan secara wajar, dalam semua hal yang material, posisi keuangan tanggal 31 Desember 2023, serta kinerja keuangan dan arus kas untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut, sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di lndonesia,” ujar M Olik Abdul Holik seperti terlampir pada Laporan Audit Independen Kantor Akuntan Publik, Bambang Sudaryono.

Capaian WTP ini telah secara berturut-turut diraih oleh PT Tirta Asasta Depok (Perseroda) sejak 2013.

Sebagai salah satu perusahaan dengan saham yang dimiliki oleh Pemerintah Kota Depok, PT Tirta Asasta turut menyumbangkan laba bersihnya kepada PAD (Pendapatan Asli Daerah) Kota Depok senilai Rp 10,2 Milyar. Hal ini juga terlampir dalam agenda pembahasan RUPS.

Tahun 2023 menjadi tahun yang cukup memuaskan bagi PT Tirta Asasta Depok (Perseroda) hal ini dapat dilihat dari pencapaian Sambungan Langganan (SL). Saat ini total SL terdaftar mencapai 102.094 SL. Terdapat peningkatan 8.389 SL dimana angka ini sudah melebihi apa yang ditargetkan dalam Rencana Kerja 2023.

“Alhamdulillah, kami berkomitmen untuk bekerja lebih keras lagi bekerja untuk bisa memenuhi kebutuhan masyarakat Kota Depok. Terimakasih atas kepercayaan yang diberikan khususnya para pelanggan yang telah mempercayakan kebutuhannya kepada kami,” papar Olik.

Sementara itu, salah satu keputusan RUPS Luar Biasa adalah memberhentikan Plt. Direktur Umum dan melakukan pengangkatan Plt baru yakni Banu Muhammad Haidlir mulai 6 Maret 2024, sekaligus juga memberhentikan sementara Banu sebagai Komisaris PT Tirta Asasta Depok hingga terselenggaranya RUPS untuk penetapan Direktur Umum yang definitif.

Di tahun 2024 ini PT Tirta Asasta Depok menargetkan 9.000 SL baru yang tersebar kedalam beberapa kecamatan di antaranya, Kecamatan Beji (7,28%), Kecamatan Cipayung (7,79%), Kecamatan Limo (8%), Kecamatan Sawangan (10,89%), Kecamatan Pancoranmas (6,72%), Bojongsari (3,3%), Kecamatan Cilodong (13,89%), Kecamatan Sukmajaya (11,11%), Kecamatan Cimanggis (8,89%), dan Kecamatan Tapos (10,56%). Tirta Asasta juga merencanakan penambahan kapasitas booster pump di Cimanggis dan Jatijajar tahun ini. n Rahmat Tarmuji

 

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button