HeadlinePemilu

Bawaslu Ungkap Mendekati Hari Pencoblosan Potensi Pelanggaran Kampanye Meningkat

Cinere | jurnaldepok.id
Komisioner Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Depok, Sulistio kemarin didapuk membuka kegiatan press release paruh kedua Panwascam Cinere yang membahas evaluasi pelaksanaan pengawasan kampanye dan pengawasan logistik pemilu.

Pada kesempatan itu, Sulistio meminta kepada jajaran Panwascam Cinere untuk menggiatkan pengawasan seiring dengan meningkatnya terjadinya pelanggaran menjelang pelaksanaan pemilu.

“Semakin dekat pelaksanaan pemilu maka semakin banyak kegiatan kampanye yang berpotensi pada meningkatnya pelanggaran yang dilakukan oleh para caleg maupun timses, untuk itu saya berpesan kepada para personel Panwascam untuk menggiatkan pengawasan sampai pelaksanaan penghitungan suara,” ujar Sulistio usai membuka secara resmi press release di kantor Panwascam Cinere, kemarin.

Sementara Ketua Panwascam Kecamatan Cinere, Ahmad Jayadi mengatakan dari 150 surat tanda terima pemberitahuan (STTP) Kampanye di 4 Kelurahan lingkup Kecamatan Cinere, tercatat hanya 121 yang melaksanakan kampanye dan sisanya tidak urung menyelenggarakan kampanye dengan berbagai alasan.

“Sampai pengawasan paruh kedua kami menerima sebanyak 150 STTP namun hingga tanggal 24 Januari jumlah STTP hanya 121 STTP yang melaksanakan kampanye,” papar Ahmad Jayadi.

Dia menambahkan, untuk pengawasan Kampanye, belum ditemukan pelanggaran lantaran yang bersifat fatal seperti laporan dari masyarakat.

“Pelanggaran ringan seperti pemasangan APK yang tidak sesuai aturan tetap kami lakukan pengawasan dan bagi caleg atau timses yang melanggar langsung kami tegur dan perintahkan untuk memindahkan sendiri APK yang dipasang tidak sesuai aturan,” tegas Jayadi.

Sementara terkait pengawasan logistik pemilu, Jayadi mengatakan pihaknya saat ini baru menerima logistik pemilu berupa bilik suara yang kini sudah disimpan di Gudang PPK Cinere di kawasan BPK Kelurahan Gandul, Kecamatan Cinere.

“Kami baru menerima 1.028 bilik suara yang nanti akan didistribusikan sampai Ke semua TPS, kondisi bilik suara sudah sesuai dan tidak ada kerusakan,” imbuhnya.

Meskipun hingga tanggal 24 Januari pihaknya belum menemukan pelanggaran kampanye, namun Jayadi mengatakan akan terus meningkatkan intensitas pengawasan terhadap aktivitas kampanye hingga menjelang hari pelaksanaan pemungutan suara.

“Kami mengoptimalkan fungsi Panwaslu Kelurahan / Desa (PKD) untuk melaksanakan pengawasan lebih intensif lagi hingga hari H pelaksanaan pencoblosan, karena itu sudah menjadi tugas dan tanggung jawab kami selaku pengawas pemilu,” tutupnya. n Asti Ediawan

 

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button