HeadlinePemilu

Baliho Caleg Dibredel Petugas Gabungan, Ini Tiga Titik Lokasi Yang Tak Boleh Dipasangi APK

Margonda | jurnaldepok.id
Tim gabungan menertibkan dan mencopoti Alat Peraga Kampanye (APK) peserta Pemilu 2024 di sepanjang Jalan Margonda.

“Kami (Satpol PP) mendampingi Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) Depok melaksanakan kegiatan pencopotan APK calon anggota legislatif yang terpasang di sepanjang Jalan Margonda,” ujar Mohammad Thamrin, Kepala Satpol PP Kota Depok, Rabu (24/01/24).

Thamrin mengatakan, alat peraga kampanye yang dicopot tim gabung yang berada di median jalan dan terpasang di pohon-pohon.

Ia mengatakan, ada tiga ruas jalan yang dilarang dipasang alat peraga kampanye. Ketiga jalan itu yakni Jalan Margonda, Juanda dan Jalan Arif Rahman Hakim.

“Tiga ruas jalan tersebut merupakan titik terlarang dipasang APK, hal ini berdasarkan peraturan KPU Depok,” paparnya.

Bawaslu Kota Depok sebelumnya telah memberitahukan kepada pengurus partai politik terkait kegiatan penertiban APK tersebut. Dengan harapan pihak parpol mencopot sendiri APK tersebut.

“Sudah dilakukan pemberitahuan oleh Bawaslu ke pengurus partai di Depok. Surat itu dikeluarkan oleh Bawaslu Depok, hari ini (kemarin,red) kami mendampingi untuk pelaksanaan penertiban APK,” tuturnya.

Thamrin mengatakan, Satpol PP Kota Depok akan bergerak di seluruh titik pada tanggal 11 Februari 2024 pada masa tenang Pemilu.

“Kami (Satpol PP) sekarang ini mengikuti arahan Bawaslu. Kami juga akan melakukan penertiban secara serentak di tanggal 11, 12 dan 13 Februari 2024. APK yang masih menempel di jalan umum kami copot,” jelasnya.

Sementara itu Ketua Bawaslu Depok, Fathul Arif mengatakan, penertiban APK kemarin yang kedua kalinya dilakukan dengan tim gabungan.

“Hari ini (kemarin,red) kami menertibkan APK di sepanjang Jalan Margonda,” tandasnya.

Bawaslu berharap para caleg dan pengurus partai politik tidak melakukan pelanggaran pemasangan APK.

“Kami menertibkan APK yang membahayakan dan APK dipasang Jalan Margonda melanggar aturan kampanye,” katanya.

Terkait bendera partai politik, lanjut dia, bahwa bendera itu bukan alat kampanye. Namun jika ada nama calon anggota legislatif tentu akan ditertibkan.

“Bendera partai itu masuk dalam kategori bukan APK, kecuali bendera yang ada namanya, nama calegnya. Tentu itu tetap kami tertibkan,” pungkasnya. n Aji Hendro

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button