HeadlineLingkungan

Curah Hujan Tinggi, Longsor Turap Kali Gondang Kini Mencapai 20 Meter

Limo | jurnaldepok.id
Warga RT 04/04, Kelurahan Meruyung, Kecamatan Limo meminta kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Depok dalam hal ini bidang Sumber Daya Air Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (SDA PUPR) untuk segera memperbaiki longsor turap Kali Gondang di wilayah Meruyung pasalnya longsoran turap terus meluas dan berpotensi memicu terjadinya banjir di permukiman warga.

Ketua RT 04/04, Kelurahan Meruyung, Kecamatan Limo, Widodo mengatakan semula longsor turap kali Gondang hanya terjadi di satu titik dengan panjang areal longsor kira kira 10 meter namun lanjut dia belum lama ini longsor kembali terjadi dititik lain tepatnya dekat permukiman warga dengan areal longsor lebih luas lagi bahkan mencapai 20 meter.

“Curah hujan masih cukup tinggi yang berdampak terhadap peningkatan debit air, kami khawatir jika longsor ini tidak segera diperbaiki maka areal longsoran akan terus meluas,” ujar Widodo kepada Jurnal Depok.

Harapan senada disampaikan Anto salah satu warga setempat. Dikatakan Anto, selama ini warga dibantu oleh satgas banjir SDA sudah berupaya menanggulangi titik longsor namun hasilnya belum maksimal sehingga butuh penanganan lebih lanjut.

“Pernah waktu itu warga bersama satgas banjir SDA mencoba menahan material longsor dengan menancapkan kayu di seputar areal longsoran tapi upaya itu tak banyak berarti karena guguran material turap sangat banyak, jadi memang harus ada penanganan lebih lanjut dengan membangun ulang konstruksi turap,” kata Anto.

Menanggapi hal ini, Kabid SDA Dinas PUPR Kota Depok, Argha Dharma Tubagus mengatakan perbaikan longsor turap Kali Gondang di wilayah RT 04/04 Meruyung kemungkinan belum bisa dibangun tahun ini mengingat kerusakan turap tersebut datanya belum masuk di SDA PUPR.

“Semua harus melalui proses, kerusakan turap ini akan kami catat dan nanti jika masih ada slot di ABT akan kami coba masukkan di alokasi ABT tahun 2024 namun jika sudah tidak ada maka perbaikan baru bisa dilaksanakan pada tahun 2025,” katanya. n Asti Ediawan

 

 

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button