HeadlinePeristiwa

Hujan Sebentar, Jalan Raya Meruyung Tergenang Banjir

Limo | jurnaldepok.id
Hujan deras yang melanda wilayah Kecamatan Limo dan sekitarnya kemarin siang membuat sejumlah bidang jalan terendam tak terkecuali akses utama ruas jalan raya Meruyung yang menuai sorotan para pengguna jalan.

Adi Sumanto salah satu pengguna jalan mengaku sangat terganggu dengan genangan air di ruas jalan raya Meruyung terutama di seputar Jalan Masjid hingga kawasan Ruko Sabar Ganda dekat gedung SMAN 6 RW 07, Kelurahan Meruyung, Kecamatan Limo.

“Bidang jalannya bagus tapi setiap hujan pasti banjir, ini akibat tidak berfungsinya saluran air (Drainase) di sisi ruas jalan,” ujar Adi kepada Jurnal Depok, kemarin.

Keluhan senada disampaikan oleh Riyan Sahdan salah satu driver ojek online.

“Harusnya sebelum bidang jalan dibangun, saluran air nya dulu diperhatikan kok ini malah saluran air diabaikan, kalau begini setiap hujan pasti banjir,” celoteh Riyan.

Sementara Sobri salah satu warga Kelurahan Meruyung meminta kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Depok dalam hal ini Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) untuk memprioritaskan perbaikan saluran air (Drainase) di sejajar ruas jalan raya Meruyung yang belum tersentuh perbaikan.

“Saya kira tahun kemarin semua saluran air disisi ruas jalan raya Meruyung akan diperbaiki tapi ternyata saluran air yang diperbaiki justru di wilayah yang tidak banjir sementara di titik banjir mulai dari jalan Masjid Al Mujahidin hingga Gedung SMAN 6 malah enggak diperbaiki,” imbuhnya.

Menanggapi hal ini, Kasie Ekbang Kantor Kelurahan Meruyung, Kecamatan Limo, Maya Suharyani mengatakan perbaikan saluran air (Drainase) masuk dalam penanganan Dinas PUPR.

“Kalau untuk saluran air (Drainase) di ruas jalan raya itu langsung ditangani oleh Dinas, tahun kemarin sebagian memang sudah diperbaiki tapi sepertinya memang masih perlu dilanjutkan sampai perbatasan dengan wilayah Kelurahan Limo,” papar Maya.

Sementara Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Meruyung, Kecamatan Limo, Supian Derry mengatakan pihaknya sudah sejak lama melaporkan kondisi genangan air di ruas jalan raya Meruyung ke Dinas PUPR, namun lanjut dia baru sebagian yang terakomodir.

“Kami sudah laporkan ke Dinas, namun memang kita perlu sedikit bersabar mengingat keterbatasan anggaran yang dimiliki oleh Pemerintah sehingga perbaikan harus dilakukan secara bertahap, mudah mudahan tahun depan perbaikan saluran air (Drainase) Jalan Raya Meruyung dapat dilanjutkan hingga tuntas,” tutup Derry. n Asti Ediawan

 

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button