HeadlineINFRASTRUKTUR

Wali Kota Sebut Bangunan SDN Poncin 1 Yang Baru Kini Lebih Aman dan Nyaman

Margonda | jurnaldepok.id
Wali Kota Depok, Mohammad Idris mengungkapkan, gadung baru SD Negeri Pondok Cina (Pocin) 1 saat ini jaub lebih nyaman. Idris pun turut menjelaskan nasib bangunan SDN Pocin 1 yang lama.

“Nah Pocin 1 ini memang sesuai dengan arahan surat keputusan (SK) Wali Kota dulu juga. Kajiannya bahwa semua akan kami pindahkan, sehingga mereka nanti akan bisa relatif lebih nyaman di situ,” ujarnya.

Dia mengatakan, nasib gedung lama SDN Pocin 1 di Jalan Margonda Raya yang awalnya akan dibangun masjid, kedepan akan dikaji lebih lanjut.

“Untuk SDN Pocin 1 yang baru tempatnya bagus, sarprasnya juga begitu, baru. Sehingga nanti akan kami kaji ulang untuk aset Pemerintah Kota yang kami miliki di Pocin 1 ini,” jelasnya.

Idris mengaku belum ada keputusan soal nasib gedung lama SDN Pocin 1. Ia mengatakan Pemkot Depok ingin murid SD belajar dengan nyaman.

“Belum (tahu jadi apa). Yang penting anak murid kami inginkan mereka pindah semuanya ke sekolah ataupun sekolah yang sudah kami bangun baru. Insya Allah relatif lebih amanlah di situ,” ungkapnya.

Sebelumnya, Siswa SD Pondokcina (Pocin) 1 yang sebelumnya menolak belajar di gedung baru di Jalan Pinang akhirnya mengikuti Kegiatan Belajar Mengajar (KBM).

Pantauan di lapangan, siswa yang sebelumnya menolak sudah berbaur dan melaksanakan KBM di ruang kelas masing-masing. Sementara gedung SD Pondokcina 1 yang lama pintu gerbangnya digembok sehingga tidak ada satupun siswa dan orang tua yang masuk.

Salah satu pedagang, Agus Salim mengatakan, pintu gerbang SD Pondokcina 1 memang sudah digembok. Dirinya juga menyebut tidak ada satu pun guru ataupun murid yang datang ke sekolah.

“Yang saya lihat sudah enggak ada yang datang ke SDN Pondok Cina 1 (sekolah yang lama,red), mungkin sudah pindah semua,” katanya.

Salah satu orang tua siswa kelas 2A, Lala mengatakan, bahwa dirinya bersama beberapa wali murid sebenarnya pindah ke gedung baru karena terpaksa. Dirinya menuturkan, meskipun bangunan lama terlihat usang, tetapi dianggap lebih luas dan memiliki banyak kenangan.

“Gedung lama lebih luas, walaupun kurang sedap dipandang, tetapi lebih layak menanpung 400 lebih. Ya kalau untuk fisik menang lebih bagus di sini (gedung baru,red),” ujarnya.

Dia mengatakan, jika bangunan lama tidak digembok maka sebagian akan tetap berusaha bertahan di gedung lama.

“Baru hari pertama di sini karena terpaksa. Kalau enggak digembok kami tetap di sana, apapun yang terjadi kami mau bertahan di gedung lama,” tuturnya. n Aji Hendro

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button