HeadlinePolemik

Lahan Mall Rongsokan Masih Berperkara, Polda Metro Jaya Bakal Turun Tangan

Limo | jurnaldepok.id
Kuasa hukum salah satu pihak berperkara lahan Mall Rongsokan Limo, Jamalludin mengaku terus memantau perkembangan kasus sengketa lahan seluas 3.000 M2 di jalan raya Limo RT 10/01, Kelurahan /Kecamatan Limo yang telah terbangun mall rongsokan.

“Proses hukum tetap berjalan, inspektorat Jabar sudah kontak ke Kami, dan Insha Allah pertengahan bulan Januari Polda Metro akan turun ke TKP,” ujar Jamal kepada Jurnal Depok, kemarin.

Dikatakan Jamal, kebijakan untuk melanjutkan proses hukum terhadap sengketa lahan didepan Kantor Kecamatan Limo itu terpaksa ditempuh lantaran tidak ada itikad baik dari lawan berperkara untuk menyelesaikan sengketa secara musyawarah mufakat.

“Semula ada sinyal dari lawan kami untuk menyelesaikan permasalahan sengketa melalui musyawarah mufakat, tapi belum ada musyawarah malah lahan itu disewakan kepada pihak lain yang kemudian membangun mall rongsokan diatas lahan itu, kami sudah coba melakukan peneguran bahkan BKO Satpol PP Limo sudah sempat menghentikan pekerjaan pembangunan mall rongsokan karena pemilik bangunan tak mengurus izin, tapi teguran dan penindakan dari Satpol PP tak digubris dan pekerjaan pembangunan mall rongsokan terus berlangsung, hal ini yang mendorong kami untuk melanjutkan proses hukum terhadap sengketa lahan tersebut,” tandasnya.

Jamal mengaku optimistis pada awal tahun 2024 masalah sengketa lahan tersebut sudah bisa terselesaikan.

“Tahun ini harus selesai, kami melanjutkan proses hukum di Polda agar urusannya cepat selesai, dan jika dalam perkembangan nanti ada ruang untuk penyelesaian melalui jalur damai, itu akan kami bicarakan dulu dengan klien kami dan para pihak terkait,” tegas Jamalludin.

Disisi lain, Komandan Tim Bantuan Kendali Operasi (BKO) Satpol PP untuk Kecamatan Limo, Tuhanto mengatakan telah melaksanakan tugas dan kewajiban terkait masalah perijinan bangunan Mall rongsokan tersebut.

“Kami melakukan tindakan dalam ranah perijinan bangunan, sedangkan untuk masalah sengketa bukan urusan kami, kami akan melanjutkan penindakan jika ada rekomendasi dari dinas perijinan kepada Satpol PP,” tutup Tuhanto.

Dari pantauan Jurnal Depok dilokasi, memperkirakan progres pembangunan mall rongsokan hampir selesai dan diperkirakan bangunan yang didominasi bahan material jenis kayu itu bakal segera difungsikan pada awal tahun 2024. n Asti Ediawan

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button