HeadlineINFRASTRUKTUR

Kerjaan Belum Beres Juga, Kontraktor Jembatan Mampang Diminta Bertanggungjawab

Pancoran Mas | jurnaldepok.id
Meskipun tenggat waktu pengerjaan proyek infrastruktur yang menyerap APBD tahun 2023 tinggal tiga hari lagi, namun pelaksanaan pengerjaan proyek jembatan Mampang hingga saat ini jauh dari kata rampung bahkan sejumlah kalangan menilai progres proyek jembatan di perempatan ruas Jalan Raya Mampang ini baru mencapai 30 persen.

Noviar salah satu pengguna jalan mengaku sangat yakin pekerjaan jembatan Mampang bakal terkena Cut Off mengingat progres pekerjaan masih sangat rendah sementara disisi lain deadline waktu pengerjaan semakin mepet.

“Wah…ini sih udah pasti Cut Off karena jembatan yang lama saja belum dibongkar setelah itu harus merapihkan semua sisi jembatan dengan konstruksi jalan sedang waktu tinggal tiga hari lagi, ini pasti Cut Off kecuali yang kerja nanti Sangkuriang mungkin bisa menyelesaikan pekerjaan dalam tempo semalam,” canda Noviar.

Sementara Mulyono salah satu driver ojek online justru mempertanyakan tanggung jawab kontraktor pelaksana proyek dan Dinas Pengadaan proyek terhadap molornya pekerjaan jembatan Mampang.

“Mana Tanggung jawab pemborong nya, dan Pemerintah yang memberikan kepercayaan kepada kontraktor pelaksana juga harus bertanggung, karena pembangunan ini menggunakan uang rakyat, kontraktor yang enggak bisa menyelesaikan pekerjaan tepat waktu atau mengerjakan proyek tidak sesuai bestek harus di beri sanksi tegas kalau perlu di black list ” kata Yono saat dimintai tanggapannya soal pembangunan jembatan Mampang.

Sebelumnya, Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Mampang, Kecamatan Pancoran Mas, Nalim Saputra memastikan pengerjaan jembatan Mampang tidak bakal terselesaikan hingga akhir tahun 2023, pasalnya kata dia selain progres pekerjaan yang masih sangat rendah, dilokasi jarang ada pekerja yang melaksanakan pekerjaan.

“Saya enggak yakin proyek ini bisa kelar sebelum tutup tahun,” ujar Nalim. n Asti Ediawan

 

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button