HeadlineKeagamaan

Kepala Kemenag Ungkap Depok Kota Toleran & Rukun dalam Kehidupan Beragama

Kota Kembang | jurnaldepok.id
Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Depok, Enjat Mujiat mengungkapkan, tidak benar jika Kota Depok disebut sebagai kota intoleran.

“Kami membantah itu, bahwa Depok merupakan kota yang toleran, kota yang baik dan kota yang rukun. Kalau ada riak-riak sedikit itu wajarlah,” ujar Enjat kepada Jurnal Depok, kemarin.

Namun secara umum, Enjat menilai kehidupan beragama di Depok cukup baik dan dapat dianggap rukun.

“Karena Depok ini penduduknya majemuk, banyak warga yang tinggal di Depok namun KTP nya masih Jakarta, Bogor, Tanggerang dan lainnya. Sehingga menyebabkan Depok dianggap (intoleran,red), padahal warga Depok aslinya tidak seperti itu, mereka baik-baik semua,” katanya.

Pernyataan itu diungkapkan Enjat usai mendampingi Wali Kota Depok, Mohammad Idris membuka acara MTQ XXIII di Alun Alun Depok.

Dalam kesempatan itu Enjat berharap, para qori yang telah mengharumkan nama Depok dapat kiranya diberikan penghargaan.

“Karena bagaimana pun mereka telah mengharumkan nama Depok di provinsi,” ungkapnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, digelarnya MTQ setiap tahun tak lain untuk menambah semangat mendalami dan memahami Al Quran.

“Termasuk mengamalkan Al Quran dalam kehidupan. Jika dibiasakan membacakan Al Quran dari sekarang, maka kedepan akan menjadi kebiasaan. Sehingga tidak ada lagi orang-orang yang hobi dengan narkoba, membuat onar dan lainnya,” pungkasnya. n Rahmat Tarmuji

 

 

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button