HeadlinePeristiwa

Selama Musim Kemarau Tim Damkar Depok Amankan 25 Ekor Monyet Liar

Sukmajaya | jurnaldepok.id
Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Depok berhasil mengamankan sekitar 25 ekor monyet selama musim kemarau.

“Kalau sejak viral, kami dari Damkar Depok telah mengevakuasi sekitar 25 ekor monyet,” ujar Romi Affandie, Komandan Regu Pos Damkar Merdeka.

Dia menambahkan, berdasarkan pengalaman, dia menduga monyet tersebut awalnya dipelihara sejak kecil. Ketika monyet sudah besar, pemilik tidak bisa memeliharanya dan akhirnya dilepas.

“Atau terlepas tapi dibiarkan sama pemiliknya, satu lagi biasanya dari Cibubur (Buperta Cibubur) dari sana sampai ke wilayah Depok,” katanya.

Sementara itu petugas mengevakuasi monyet peliharaan yang lepas di Jalan Proklamasi Raya, Kelurahan Abadijaya, Kecamatan Sukmajaya.

“Monyet yang kami evakuasi saat ini kan menurut informasi monyet peliharaan yang lepas. Saat terlepas, monyet itu masuk ke permukiman warga. Monyet itu masuk ke rumah, mengambil makanan di warung dan membahayakan bagi warga setempat terutama anak kecil. Jadi warga merasa resah terganggu, mereka menelepon kami untuk evakuasi,” paparnya.

Alat yang digunakan untuk evakuasi monyet adalah senjata bius dan alat manual dengan jaring atau jebakan.

“Kesulitan saat evakuasi, ya monyet ini kan lincah di atas, kami kesulitan untuk mengejarnya, dia lari dari rumah ke rumah itu yang buat sulit. Tapi Alhamdulillah bisa kami evakuasi dengan alat manual,” jelasnya.

Sementara itu Wali Kota Depok, Mohammad Idris mengatakan monyet liar sudah ditangani oleh Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Penyelamatan

“Urusan Damkar yang lebih tahu. Biasanya jadi (monyet liar ke pemukiman warga) pengaruh cuaca juga,” katanya.

Dia menambahkan, monyet liar dari Sungai Ciliwung itu ingin mencari makan dan tempat sejuk.

“Pengaruh cuaca, jadi monyetnya cari tempat yang lebih sejuk,” pungkasnya. n Aji Hendro

 

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button