HeadlinePeristiwa

Tim Damkar Ungkap Kebakaran Rumah Yang Menewaskan Pasutri Gegara Mesin Air Eror

Sukmajaya | jurnaldepok.id
Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Depok mensimpulkan kebakaran rumah di Jalan Dadap Mekar Jaya, Kecamatan Sukmajaya, yang menewaskan pasangan suami istri (Pasutri) diduga karena kegagalan instalasi listrik pompa air.

Kepala Seksi Penyelamatan Damkar Kota Depok, Tesy Haryati menjelaskan, pihaknya menemukan mesin pompa air yang sudah tidak berfungsi.

Menurut Tesy, keluarga korban menyebut pompa air itu bermasalah.

“Setelah dilakukan investigasi pagi ini (kemarin,red), dibawah tangga itu memang ada mesin pompa air tadi sama seperti keluarga. Ketika disamakan keterangannya bahwa ketika menyalakan pompa air, sudah tidak bisa, berarti memang sudah bermasalah itu pompa,” tuturnya.

Tesy menyebut kebakaran berawal dari pompa air. Hal itu dibuktikan dari titik api yang menghanguskan dapur hingga naik ke lantai atas yang berbahan kayu.

“Tapi pemicu api kami yakin itu dari belakang di mana tempat pompa itu berada walaupun di dekatnya ada dua kamar mandi,” katanya.

Ruangan di sebelah dapur, kata dia, sama sekali tidak terjangkau api, bahkan kasur pun masih utuh.

“Artinya, kami melihat arah api ini ketika sudah membakar dapur dia naik ke atas. Baru ke ruangan sebelahnya yang dapat terjangkau oleh api tersebut semipermanen karena daknya terbuat dari kayu semua, kami lihat 60-70 persen bangunan dari kayu,” jelasnya.

Tetangga korban, Azis menambahkan, bahwa HP dan AS merupakan pengantin baru yang menikah pada tahun ini.

Dia mengatakan, peristiwa itu terjadi kurang lebih pada pukul 23.00 WIB, keluarga korban berteriak adanya kebakaran. Azis langsung membangunkan keluarganya untuk keluar dari rumah, sebab api sudah membesar dari rumah korban.

“Kejadian kurang lebih jam 23.00 WIB, yang punya rumah teriak (kebakaran). Saya bangun langsung bangunin keluarga saya suruh keluar, apinya sudah besar di atas,” ungkapnya.

Menurutnya, lantai dua rumah korban lebih dulu terbakar. Kemudian merembet ke lantai dasar

“Yang terbakar lantai dua dulu. Baru merembet ke bawah sampe ke bagian depan,” jelasnya.

Dia menyebut korban sempat turun membangunkan orang tuanya. Kemudian naik ke lantai dua menyelamatkan istrinya.

“Dia (suami) sempat turun bangunin emaknya. Terus naik lagi mungkin lupa istrinya masih di atas tidur di kamar. Akhirnya naik lagi (menyelamatkan istri), dan enggak turun turun lagi,” pungkasnya. n Aji Hendro

 

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button