HeadlinePemerintahan

DLHK Angkut Sampah di Tiga Titik TPS, Abra Ajak Warga Aktif Memilah Sampah

Pancoran Mas | jurnaldepok.id
Petugas Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok melalukan aksi bersih di tiga TPS di Kecamatan Pancoran Mas. Tiga TPS antara lain TPS RW 19 Kelurahan Depok, TPS Mawar dan TPS di sekitar Jemblongan, Pancoran Mas.

Koordinator Kebersihan DLHK Kecamatan Pancoran Mas, Suwardi kepada wartawan mengatakan, dengan momentum semangat Kemerdekaan petugas melakukan aksi bersih di tiga TPS.

“Kami bersama petugas lainnya membersihkan sampah yang ada di TPS 19 di Kampung Lio, Kelurahan Depok,” katanya.

Dengan menggunakan alat berat, TPS 19 yang sebelumnya dipenuhi tumpukan sampah akhirnya zero sampah.

Dia mengimbau kepada warga untuk melakukan pengolahan sampah sebagai langkah mengantisipasi padatnya sampah di TPS dan TPA Cipayung.

Kepala DLHK Kota Depok, Abdul Rahman mengatakan, TPS 19 yang berada tepat di belakang Gedung Balaikota Depok dibuka oleh warga selama 24 jam.

“TPS itu terbuka 24 jam oleh warga, nah kami yang melakukan pengangkutan dan pengendalian sehingga tidak sampai ke jalan. Ya tapi kalau setiap hari ke jalan, kami masukan, ke jalan kami masukan lagi,” jelasnya.

Namun menurutnya, pengangkutan memang tidak bisa sampai bersih total, sehingga sampah masih menumpuk di TPS 19.

“Karena pengangkutan kami tidak bisa habis sekaligus, jadi kalau masih ada keluhan kami anggap sebagai koreksi buat kami, tapi kami akan terus bekerja melakukan pengaturan,” katanya.

Menurutnya Kota Depok memiliki titik kumpul sampah di TPS 19, TPS Jalan Jawa, TPS Pasar Kemirimuka dan TPS Pasar Cisalak, yang setiap harinya diangkut menggunakan armada pengangkut sampah milik DLHK.

“Itu titik-titik kumpul yang kami punya. Setiap hari diangkut dengan armada pengangkut sampah,” jelas pria yang akrab disapa Abra.

Dia mengatakan, kapasitas di TPS 19 yang berada di belakang Gedung Balaikota Depok memang terbatas sehingga jika warga membuang ke TPS 19 diharapkan bisa tertampung. Namun demikian pihaknya mengaku terus melakukan komunikasi dengan masyarakat.

Sementara itu, untuk mengurangi sampah yang ada di Kota Depok pihaknya mengimbau agar warga mau memilah sampah dari rumah.

“Kalau seandainya di TPS hanya sampah non organik itu tidak akan bau, yang bau itu kan organiknya, kenapa bau, karena terjadi pembusukan. Kalau sudah busuk plastik juga bisa menjadi bau,” pungkasnya. n Aji Hendro

 

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button