HeadlinePeristiwa

Jambret Ibu-ibu di Beji Berhasil Diringkus, Pelaku Tak Berdaya & Tertunduk Malu

Margonda | jurnaldepok.id
Pelaku penjambretan yang beraksi di Jalan Ahmad Dahlan, Kelurahan Kukusan, Beji, pada Minggu (28/05/23) berhasil diringkus oleh pihak Kepolisian.

Foto penangkapan pelaku beredar ke sejumlah group WhatsApp. Dalam foto tersebut pelaku terlihat tertunduk dan menutup wajahnya dengan topinya dihadapan petugas kepolisian.

Kapolsek Beji, Kompol Sutirto mengatakan pelaku berhasil ditangkap di daerah Kali Mulya, Cilodong, sekitar pukul 20.00 WIB.

“Ya betul, pelaku sudah kami tangkap dan kini masih diperiksa tim penyidik,” ujarnya.

Dia menambahkan, tim gabungan Polsek Beji dengan Jatanras Krimum Polres Metro Depok ini menyita juga barang bukti motor Honda Scoopy putih B 6268 ZRD, jaket ojol dan helm.

“Barang bukti yang kami sita itu adalah pada saat dimana pelaku melakukan aksi percobaan perampasan tas milik seorang ibu-ibu di pinggir jalan,” ungkapnya.

Sebelumnya, aksi penjambretan tas ibu-ibu di Jalan Ahmad Dahlan, Kukusan, Beji, terjadi pada Minggu (28/5/2023) siang. Pelaku beratribut ojek online gagal merampas tas korban.

Korban Shofiyah (40) warga Kukusan Beji ini mendapatkan perawatan itensif tim dokter di RS Graha Permata Ibu Beji, setelah terjatuh ke aspal saat mencoba mempertahankan tas pada saat akan dijambret seorang pengendara motor Honda Scoppy putih beratribut jaket ojek online.

Aksi penjambretan oleh pelaku terekam kamera pengawas yang dipasang di lokasi kejadian. Dalam rekaman CCTV sebelum melakukan aksinya pelaku melintas di depan korban yang saat itu berbincang dengan kawannya di pinggir jalan. Kemudian pelaku dengan mengendarai sepeda motornya balik arah dan melakukan aksinya.

Sementara itu, Hana salah satu warga kepada wartawan mengatakan, kejadian berawal saat korban Shofiyah sedang asyik ngobrol dengan tetangganya.

“Tiba-tiba seorang pelaku menggunakan motor Scoopy berwarna putih beratribut ojek online mengambil tas korban dengan cepat. Akibatnya, Shofiyah terjatuh dan terbanting di jalan. Namun, pelaku tidak berhasil mengambil tas karena tasnya masih kuat digenggaman korban dan pelaku melarikan diri dari lokasi kejadian,” ujarnya.

Setelah mendapat laporan, aparat setempat segera mendatangi lokasi untuk menyelidiki kejadian tersebut dan menanyakan keadaan korban.

Shofiyah di larikan ke RS Graha Permata Ibu untuk mendapatkan perawatan medis. Saat ini, korban telah menjalani rawat jalan di rumahnya. n Aji Hendro

 

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button