HeadlinePeristiwa

Ditinggal Shalat Tarawih, Rumah Ustad di Wilayah Bedahan Diacak-acak Maling

Sawangan | jurnaldepok.id
Rumah salah seorang ustad yakni H Masturo di Kelurahan Bedahan, Kecamatan Sawangan, diacak acak maling. Pelaku berhasil menggasak barang elektronik, telepon genggam dan uang tunai puluhan juta rupiah.

Ketua RT 01/04, Hariadi mengatakan peristiwa pencurian di rumah tokoh agama H Masturo diketahui selepas selesai Solat Tarawih. Pada saat itu korban bersama istri dan anak-anaknya pulang tarawih, langsung kaget pintu depan rumah sudah terbuka.

“Pak ustad yang baru pulang dari tarawih juga jadi imam solat ini kaget saat pulang pintu rumah sudah ngablak (terbuka,red). Pelaku diduga masuk ke dalam melalui pintu kamar utama yang terkunci dan sudah dijebol dibuka paksa hingga coak,” ujarnya.

Setelah itu, sambungnya, pemilik rumah langsung mengecek seisi rumah yang baru saja dibobol maling.

“Korban langsung mengecek barang yang hilang ada HP, Laptop, PS 4 dan uang tunai sekitar Rp 10 juta. Semua barang-barang yang hilang termasuk uang yang dicuri semua ada di dalam kamar utama yang oleh pelaku pintunya sudah dijebol diduga menggunakan linggis,” katanya.

Dia mengatakan, berdasarkan informasi uang tunai Rp 10 juta yang dicuri pelaku, merupakan uang tabungan dari anak-anak untuk kelulusan akhir tahun.

“Dari keterangan korban uang dari anak-anak tabungan dari Rp 1.000 sampai 2.000 sampai terkumpul hingga Rp 10 juta yang direncanakan dipergunakan untuk kenaikan kelas,” paparnya.

Setelah kejadian itu, Hariadi langsung melaporkan ke Bhabinkamtibmas Kelurahan Bedahan, Aiptu Agus.

“Tidak lama berselang dari kejadian langkah pertama langsung melapor ke Pak Babinkamtibmas Bapak Agus dan langsung datang ke TKP. Setelah itu korban membuat laporan ke Polsek Bojongsari dan Polres Metro Depok,” jelasnya.

Hariadi mengatakan, segala upaya antisipasi dalam menjaga lingkungan tetap aman sudah dilakukan termasuk membuat portal.

“Kami sudah berupaya keras untuk menjaga lingkungan tetap aman kondusif, tapi tetap saja kejadian terulang kembali. Sepertinya pelaku beraksi di saat penjagaan lingkungan sudah tidak menjaga yaitu malam sekitar pukul 19.30 WIB saat warga sedang tarawih,” ungkapnya.

Sementara itu Kapolsek Bojongsari, Kompol Yogi Maulana mengatakan setelah mendapatkan laporan warga, pihaknya langsung lakukan olah TKP.

“Masih kami lakukan penyelidikan,” kata Yogi.

Yogi meminta kepada warga lingkungan selama bulan Suci Ramadan khususnya mendekati lebaran menjadi polisi bagi dirinya sendiri untuk lebih peduli lagi menjaga lingkungan untuk tetap aman dan kondusif.

“Bagi mau keluar rumah agar menitipkan ke tetangga atau perangkat lingkungan RT setempat, mengunci ganda kendaraan pribadi seperti motor, tambahkan kamera CCTV di rumah,” pungkasnya. n Aji Hendro

 

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button