HeadlinePemerintahan

Tak Ingin Kejadian Serupa Terulang, Wali Kota Minta Pesapon Perhatikan SOP Saat Bertugas

Kota Kembang | jurnaldepok.id
Wali Kota Depok, Mohammad Idris mengimbau kepada petugas pesapon Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok diminta untuk memperhatikan Standar Operasional Prosedur (SOP) saat melakukan tugasnya.

Dia mengatakan, meskipun kejadian itu merupakan sebuah musibah, tetapi kewaspada saat bekerja tetap saja harus diperhatikan.

“Selalu saya katakan kepada para petugas, tolong SOP-nya dilakukan,” ujarnya, Selasa (07/03/23).

Dirinya juga berpesan kepada para pesapon ketika sedang bekerja membersihkan jalan untuk selalu memasang tanda agar menjadi perhatian bagi para pengendara.

“Di antaranya, ketika petugas sedang bekerja bisa pasang kerucut (traficcone) minimal dua, sebagai bentuk perhatian untuk para pengendara,” katanya.

Idris juga belum dapat memastikan apakah ada kelalaian dari sopir angkot tersebut atau seperti apa.

“Saya juga belum tahu kalau soal itu, apakah ada kelalaian dari sopir angkotnya atau bagaimana, yang jelas SOP-nya harus dilaksanakan,” jelasnya.

Sementara itu pantauan di lokasi pasca terjadinya kecelakaan pesapon tertabrak angkot kegiatan pesapon berjalan seperti biasa.

Tidak ada perubahan SOP seperti tidak adanya tanda rambu atau trafic cone di jalanan saat pesapon melakukan pembersihan jalan.

Sebelumnya, Neneng, seorang pesapon atau petugas kebersihan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok tewas usai tertabrak angkutan kota di Jalan Margonda, Pondokcina, Beji, Minggu (05/02/23).

Berdasarkan informasi di lapangan menyebutkan, saat itu korban sedang membersihkan jalanan di pinggir Jalan Margonda persisnya dekat rumah makan sederhana. Namun, tiba-tiba datang angkot dari arah Lenteng Agung dan langsung menabrak korban.

Setelah ditabrak, korban dilarikan ke salah satu Rumah Sakit di Margonda namun nyawanya tidak tertolong dan menghembuskan nafas terakhir.

Koordinator petugas Kebersihan wilayah Beji, Wardi membenarkan kejadian tersebut.

“Ya, ada petugas pesapon yang meninggal dunia saat bertugas tertabrak angkot,” ujarnya.

Dia mengatakan, sebelum kejadian dia sedang bertugas membersihkan jalanan di pinggir Jalan Margonda.

“Saat sedang menyapu datang angkot dari arah Lenteng dan menabrak korban. Kalau info dari rekannya, korban berada di pinggir jalan dan enggak di tengah,”katanya.

Kasat Lantas Polres Depok, AKBP Bonifacius Surano mengatakan, awalnya sopir angkot berinisial CA melaju dari arah Jakarta menuju Depok.

“Sesampainya di dekat RM Padang Sederhana Kelurahan Pondok Cina, Kecamatan Beji, Kota Depok, pengemudi hilang kendali sehingga menabrak pejalan kaki (korban) yang ada di sisi sebelah kiri,” jelasnya.

Korban, kata dia, mengalami cedera kepala berat, luka patah tulang kaki kiri dan luka patah tulang iga.

“Kemudian korban dilakukan tindakan medis di Rumah Sakit, dokter menyatakan korban meninggal dunia,” jelasnya.

Atas peristiwa itu, Polisi langsung mengamankan pelaku di Polres Metro Depok dan saat ini pelaku masih diperiksa polisi.

“Pelaku dari kemarin sudah kami amankan,” pungkasnya. n Aji Hendro

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button