HeadlineLingkungan

Pakai 5 Jurus Jitu, Pemkot Depok Ajak Warga Kurangi Produksi Sampah

Margonda | jurnaldepok.id
Dalam rangka Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) yang jatuh setiap tanggal 21 Februari, Pemerintah Kota (Pemkot) Depok menyiapkan lima jurus jitu untuk mengurangi produksi sampah.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Depok, Supian Suri menyebut lima jurus jitu tersebut sesuai dengan yang disampaikan Direktur Pengelolaan Sampah, Direktorat Jenderal Pengelolaan Sampah, Limbah dan Bahan Beracun Berbahaya (Ditjen PSLB3) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Novrizal Tahar saat menyambangi Kota Depok, beberapa waktu lalu.

“Pertama, mulai berbelanja tanpa menggunakan plastik. Jadi, ketika belanja diharapkan membawa wadahnya sendiri dari rumah, baik itu saat ke pasar atau ke toko-toko. Mengurangi penggunaan barang sekali pakai, seperti sedotan dan kemasan air mineral. Hal tersebut bisa dimulai dari lingkungan kerja,” ujarnya, kemarin.

Ketiga, lanjutnya, yakni melakukan pemilahan sampah, yaitu sampah organik, sampah anorganik dan sampah residu.

“Keempat, menghabiskan makanan yang dimakan, sehingga tidak meninggalkan sisa yang terbuang. Kelima membuat kompos di rumah yang nanti tutorialnya akan disampaikan oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok. Jangan sampai, ini hanya sebatas imbauan saja, tetapi harus kita laksanakan bersama,” katanya.

Sementara itu Wakil Wali Kota Depok, Imam Budi Hartono mengajak pengurus Rukun Warga (RW) di tiap wilayah untuk membentuk bank sampah.

Pasalnya, saat ini baru terbentuk 340 bank sampah yang aktif dari total 920 RW yang ada di Kota Sejuta Maulid ini.

“Saat ini baru terbentuk kurang lebih setengahnya (bank sampah), dari 920 RW yang ada di Kota Depok. Keberadaan bank sampah perlu diperbanyak untuk memberikan edukasi pentingnya memilah ke masyarakat,” jelasnya.

Dia meminta kepada Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) dan pelaku bank sampah, untuk menjadikan Peringatan HPSN yang jatuh pada hari ini (21 Februari) sebagai momentum memperkuat sinergisitas dengan masyarakat.

“Hal ini perlu dilakukan agar seluruh elemen bisa mengelola sampah dengan baik. Pengelolaan sampah menjadi tanggung jawab bersama. Baik pemerintah, masyarakat dan pengusaha, sehingga, perlu adanya kolaborasi aktif dari berbagai pihak agar masalah-masalah sampah dapat teratasi dengan baik,” ucapnya.

Di tempat yang sama, Sekretaris DLHK Kota Depok, Ridwan mengatakan, kegiatan ini merupakan Jambore Bank Sampah pertama yang dilaksanakan.

Dirinya berharap, dengan adanya kegiatan ini, bank sampah di Depok semakin solid dan mampu menjadi contoh bagi masyarakat dalam pemilahan serta pengolahan sampah. n Aji Hendro

 

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button