HeadlinePeristiwa

Toko Jamu Digerebek, Terbukti Jual Miras Beralkohol di Atas 20 Persen

Tajurhalang | jurnaldepok.id
Aparat Kepolisian Polsek Tajurhalang menggerebek Toko Jamu yang menjual minuman berakholol diatas 20 persen.

Kapolsek Tajurhalang, Iptu Tamar kepada wartawan mengatakan, razia dilakukan dalam upaya menjaga kondusifitas wilayah Tajurhalang khususnya dari peredaran judi, minuman keras (Miras), dan narkoba.

Dari itu, jajarannya menggelar operasi cipta kondusif (Cipkon) yang berhasil menggrebek toko atau warung jamu yang berjualan minuman keras tanpa izin.

“Ada informasi warga ada penjualan miras tanpa izin dijual secara diam-diam dengan berkedok toko jamu. Anggota kami langsung kembangkan dan berhasil menggrebek sebuah toko jamu di daerah Tajurhalang . Mereka menjual minuman keras dengan kadar alkohol diatas 20 persen dan dijual tanpa izin resmi,” ujarnya, kemarin.

Dari hasil penggeledahan anggota, kata dia, di dalam toko jamu tersebut berhasil menyita sebanyak 10 botol miras berbagai merek.

“Pemilik toko jamu kami data dan dibuatkan surat peringatan untuk tidak menjual miras tanpa izin. Selain itu 10 botol miras berkadar alkohol diatas 20 persen kami amankan sebagai barang bukti,” tuturnya.

Tamar menuturkan, sesuai atensi pimpinan Kapolda Metro Jaya diturunkan kepada Kapolres Metro Depok, Kombes Pol Imran Edwin Siregar, bahwa setiap wilayah diwajibkan untuk menggelar operasi rutin dengan sasaran miras, narkoba, judi, tawuran, BBM, sembako dan lain lain.

“Pada penegakan hukum yang mengganggu kamtibmas dan membersihkan dari peredaran miras wajib dilakukan operasi rutin,” tambahnya.

Tamar mengimbau kepada warga Kecamatan Tajurhalang yang tersebar di delapan desa agar tidak menggunakan narkoba, miras dan judi dalam menjaga Harkamtibmas. n Aji Hendro

 

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button